Free songs
Home / Keber Ari Ranto / Ekonomi / Mak Boss Ketiara Gayo Coffee Wara-Wiri di Negeri Koboi Meksiko

Mak Boss Ketiara Gayo Coffee Wara-Wiri di Negeri Koboi Meksiko


Rahmah Ketiara

PUEBLA MEXICO-LintasGAYO.co : Pengusaha kopi Arabika Gayo di Aceh Tengah, Rahmah diundang khusus menghadiri konvensi The International Women’s Coffee Alliance (IWCA) ke 5 di kota Puebla Meksiko, 2-5 Agustus 2017.

Di konvensi bergengsi di negeri koboi itu, ketua Koperasi Pedagang Kopi (Kopepi) Ketiara yang bermarkas di Umang Bebesen Aceh Tengah ini dipercayakan sebagai delegasi Indonesia oleh Kementerian Perdagangan.

“Saya menjadi anggota IWCA sejak tahun 2014, lalu di tahun 2016 menandatangi MoU ekspor kopi di Meet The Producer Colectivo Coffee di Chicago dan 2017 saya diundang khusus menghadiri konvesi yang dihadiri 21 negara ini,” ungkap Rahmah melalui WhatsApp nya, Sabtu 5 Agustus 2017.

Sebelumnya, di bulan April 2017 lalu, dia juga menandatangi kerjasama bisnis kopi Gayo dengan buyer yang tergabung dalam Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago.

The International Women’s Coffee Alliance (IWCA) adalah sebuah organisasi nirlaba yang selama ini mendukung terbentuknya asosiasi perempuan di bidang perkopian untuk mencapai kesetaraan gender dan penghidupan yang berkelanjutan.

Organisasi ini juga mendukung pengembangan solusi dan program pemberdayaan perempuan ke dalam rantai tata nilai kopi dengan menjangkau pasar internasional dan mendukung terbentuknya kebijakan untuk keterlibatan perempuan dalam organisasi kopi setempat.

Rahmah bersama anggota IWCA

IWCA mengundang sosok perempuan Gayo yang disapa anggota Kopepi Ketiara dengan Mak Boss yang sudah tercatat sebagai anggota IWCA Chapters sejak 2014. Dan di konvensi ini, Rahmah dan peserta lainnya berpartisipasi dalam pelatihan dan pameran perdagangan dengan anggota jaringan dunia perkopian yang lain.

“IWCA juga mendukung perorangan dari negara lain. Dan saya hadir disini juga biaya sendiri,” kata Rahmah yang mengaku merasa haru melihat ada bendera merah putih diantara bendera negara lain di ajang tersebut.

“Tak terkatakan perasaan bangga saat melihat merah putih berkibar disini,” ujar Mak Boss yang ke Meksiko didampingi Fransisca Idirsiani dari Kementrian Perdagangan RI.

Perjalanan ibu dari Bambang WK yang juga pebisnis kopi ini hingga menjadi eksportir kopi tidak mudah. Dia memulainya dari nol besar. Dari petani, lalu pedagang pengumpul keluar masuk kampung, mendirikan koperasi sesama pedagang kopi, hingga memberanikan diri mengekspor kopi.

Diakui atau tidak, Rahmah yang hanya lulusan SMA ini adalah salah seorang barisan depan dari sederetan nama lainnya yang memperjuangkan kopi Gayo hingga bisa go international yang tentunya berdampak langsung kepada kesejahteraan petaninya.

“Saya tidak bisa berbuat apa-apa tanpa bantuan rekan-rekan, terutama sesama eksportir kopi di Indonesia, khususnya di Gayo,” aku Rahmah merendah.

Rahmah Ketiara

Dengan masuk sebagai anggota IWCA, dikatakan Rahmah, Indonesia menjadi lebih dikenal lagi di mata dunia, khususnya sebagai salahsatu negara penghasil kopi terbaik.

Lain itu, persoalan-persoalan dihadapi di sektor kopi, termasuk yang dihadapi Indonesia di bahas di tingkat global.

“Dan tentunya peran perempuan dalam rantai nilai global kopi menjadi lebih meningkat dan memperoleh akses langsung dengan buyer,” tandas Rahmah yang akhir-akhir ini getol mengkampanyekan lingkungan bersih dengan melakukan pemungutan sampah anorganik di pelosok-pelosok Aceh Tengah dan Bener Meriah. [Khalis]

Bersama Wijayanto ITPC Chicago

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top