Free songs
Home / Beru Bujang / Ihsan Fadhil dari Blangkejeren ; 5 Bulan Hafal 30 Juzz Al-Qur’an

Ihsan Fadhil dari Blangkejeren ; 5 Bulan Hafal 30 Juzz Al-Qur’an


PUTRA Belang Kejeren Kabupaten Gayo Lues raih penghargaan penghafal Quran tercepat, Ihsan Fadhil selama 5 bulan berhasil menghafal 30 Juz secara tuntas. Hari ini Yayasan Sulaimaniah mewisudakan Hafidz Quran di gedung Sultan Selim lI di di Banda Aceh, Rabu 21 Juni 2017.

Pimpinan Yayasan Sulaimaniyah Aceh cabang Turki, Ustadz Tahjeddin Ince mengatakan, di Aceh sendiri sudah ada 4 pesantren Sulaimaniah didirikan semenjak tahun 2013.

Santri yang diwisuda tersebut merupakan angkatan ke empat di dayah khusus penghafal Al-Qur’an tersebut. Mereka sudah menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an selama satu tahun. Santri santri yang sudah selesai studinya di Turkey, maka para santri boleh mengabdi di pesantren pesantren Sulaimaniah yang tersebar diseluruh dunia.

Untuk para santri yang belajar di yayasan ini tidak dipungut biaya sedikitpun, bahkan biasiswa penuh yang diberikan oleh pihak yayasan dan masyarakat Turkey. Cuma Kementrian Agama hanya menyediakan berupa tiket pesawat saja untuk keberangkatan para generasi Qur’ani ini.

Ke 9 santri dikirim ke Turki ini salah satunya putra terbaik dari dataran tinggi Kabupaten Gayo Lues, “Ihsan Fadhil Nur Hakim” telah menyelesaikan hafalan Quran 30 Juz selama 5 bulan secara tuntas.

Remaja yang murah senyum anak dari pasangan Lukman Hakim Sawang dan Rosmalinda ini termasuk 3 santri yang tercepat dalam menghafal Quran, ayahnya yang berasal dari Sawang Aceh Selatan dan ibunya berasal dari Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues.

Fadhil panggilan sehari-hari memang tergolong berprestasi dalam bidang pendidikan, sebelum masuk ke pesantren Sulaimaniah. alumni pesantren moderen Al-Kautsar Al-Akbar Medan ini pernah menjuarai beberapa even antara lain juara pertama hafalan Qur’an yang diselenggarakan oleh Baitul Mal Gayo Lues dan mendapatkan hadiah uang tunai berjumlah 10 juta rupiah.

Pribadi yang santun dan murah senyum ini jadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan kerabat bahkan masyarakat Aceh, Gayo Lues khususnya.

Pihak yayasan Sulaimaniah juga memberikan penghargaan kepada Ihsan Fadhil dan dua orang teman nya yang masing masing berasal dari Trumon Aceh Selatan dan Kota Lhokseumawe.

Pimpinan Ponpes Yayasan Sulaimaniyah Turki Wilayah Sumatera, Tahjeddin Ince, mengatakan, ada 24 Pondok pesantren Sulaimaniyah di Indonesia, lima di ataranya di Sumatera yaitu di Aceh, tiga di Medan dan Palembang. Selebihnya di Yogyakarta, Bogor, Bandung, Jakarta, Kalimantan, dan Surabaya.

“Setelah selesai menghafal Al-Qur’an di Ponpes Sulaimaniyah di Indonesia, para santri akan dikirim untuk belajar pada tingkatan yang lebih tinggi di Ponpes Sulaimaniyah di Turki,” ujar Tahjeddin. [Anharullah]

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top