Free songs
Home / Keber Ari Gayo / Ekonomi / Kopi Gayo Resmi Ditetapkan Uni Eropa Masuk Daftar PGI, Siapkah YMPKG Jalankan Amanah?

Kopi Gayo Resmi Ditetapkan Uni Eropa Masuk Daftar PGI, Siapkah YMPKG Jalankan Amanah?


Bule di Kebun Kopi Gayo

Kopi arabika Gayo, resmi ditetapkan Uni Eropa sebagai produk pertama Indonesia dalam daftar Protected Geographical Indications (PGI) atau Indikasi Geografis Terlindungi.

Baca : Kopi Gayo Produk Pertama Indonesia Diakui Uni Eropa Masuk Daftar PGI

Pertanyaan yang muncul saat ini adalah, setelah resmi terdaftar, lalu bagaimana?. Siapkan lembaga pengusul dalam hal ini Yayasan Masyarakat Perlindungan Kopi Gayo (YMPKG) menjalankan amanah, untuk menjaga keaslian produk kopi Gayo tersebut.

Salah seorang pengusaha kopi di Gayo yang juga pengurus YMPKG, Armiadi memberikan keterangannya, ketika dimintai tanggapannya mengenai hal tersebut, Minggu 28 Mei 2017 di Takengon.

Menurutnya, setelah Uni Eropa memasukkan nama Kopi Arabika Gayo dalam daftar produk PGI, berarti mereka menginginkan kopi Gayo yang asli, dengan adanya lembaga penjamin dalam hal ini YMPKG.

“Jadi YMPKG yang akan bertugas mengeluarkan sertifikat IG atas nama kopi Gayo. Lembaga ini yang menjadi penjamin keaslian dari kopi Gayo tersebut ketika hendak di ekspor ke Eropa,” terang Armiadi yang juga owner Asa Coffee shop ini.

Lalu bagaimana cara YMPKG menjamin keaslian Kopi Gayo, sementara saat ini ada dugaan kopi dari luar daerah masuk dan diberi label kopi Gayo yang dilakukan beberapa pihak dalam mencari keuntungan lebih. Armiadi menjelaskan, bahwa YMPKG saat ini tengah menjalin kerjasama dengan badan yang memiliki keahlian dibidang sertifikasi.

“Sekarang YMPKG tengah menjalin kerjasama dengan Sustainable Development Service (SDS) sebagai badan yang bergerak dibidang keahlian sertifikasi, saat ini tengah dalam proses penyusunan kontrak. Sedangkan MoU sudah ditandatangani,” jelas Armiadi.

Setelah itu katanya lagi, YMPKG memiliki tugas memberikan label terhadap produk yang di ekspor dan menjamin keaslian produk kopi Gayo. “Jadi tidak lagi boleh sembarangan menamai kopi Gayo, karena sudah terdaftar di PGI sebagai produk yang dilindungi, bagi oknum yang ingin bermain, akan dikenakan sanksi sebagai pembajakan hak kekayaan intelektualnya semua urang Gayo, dan bisa dituntun dengah hukuman dan denda,” tegas Armiadi.

Ia pun berharap, dukungan dari semua pihak di Gayo agar tugas YMPKG berjalan dengan baik. Menginga, PGI ini sangat penting bagi kelangsungan kopi Gayo dalam menjamin produk, sehingga harga kopi Gayo tidak terjun bebas. Hal ini, katanya lagi, sebagai menjaga nama baik Indonesia di benua biru tersebut.

Amatan, dengan ditetapkannya kopi Gayo oleh Uni Eropa, sudah menjadi kewajiban bagi YMPKG menjalankan amanah dari seluruh urang Gayo, jangan sampai, amanah ini jadi kenangan belaka. Seperti diketahui, Uni Eropa sangat selektif memilih produk yang mereka masukkan dala produk terlindungi keasliannya. Kita patut, bersyukur kopi Gayo menjadi produk pertama dari Indonesia yang diakui keasliannya oleh Uni Eropa. Hal ini bisa menjadi nilai tambah bagi harga kopi Gayo. [Darmawan Masri]

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top