Free songs
Home / Keber Ari Ranto / Hukum / UU Kebudayaan Nasional, Ketua Komisi X: Ada 10 Objek Pemajuan Kebudayaan

UU Kebudayaan Nasional, Ketua Komisi X: Ada 10 Objek Pemajuan Kebudayaan


Bandung-LintasGayo.co: Ketua Komisi X DPR-RI yakin, Undang-ungdang Kebudayaan merupakan investasi dalam membangun peradaban bangsa, sehingga soal kebudayaan yang selama ini dianggap terabaikan dapat berjalan dengan baik.

“Salah satu poin yang memberikan harapan baru bagi kebudayaan nasional dalam UU ini antara lain, adanya penegasan paradigma baru tentang sudut pandang pembiayaan dan alternatif sumber pendanaan yang selamanya jadi kendala klasik,” kata Teuku Riefky Harsya pada seminar Budaya yang digelar Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara (FSKN) di Grand Preanger Hotel, Bandung, Kamis 11 Mei 2017.

Kata Riefky, untuk antisipasi keterbatasan dana APBD dan APBN, UU pamajuan kebudayaan membuka ruang partisipasi masyarakat, baik perorangan maupun korporasi. Tujuannya untuk membantu pendanaan kegitan kebudayaan kabupaten/kota dan provinsi, melalui pembentukan Lembaga Wali Amanat.

“Lembaga Wali Amanat dibentuk berdasarkan Perpres No.80 tahun 2011 tentang dana perwalian. Lembaga ini akan bertugas mengelola dan menyalurkan aset finansial yang bersumber dari orang atau lembaga, termasuk APBN dan APBD yang difokuskan kepada 10 objek pemajuan kebudayaan,” jelas Riefky.

10 objek pamajuan tersebut antara lain; tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan traditional, teknologi tradional, bahasa, permainan rakyat dan olah raga tradisional.(js)

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top