Free songs
Home / Keber Ari Gayo / Hukum / HMI Agara Desak Polisi Tuntaskan Kasus OTT 2 Pegawai Dinkes

HMI Agara Desak Polisi Tuntaskan Kasus OTT 2 Pegawai Dinkes


HMI Agara Lakukan Aksi di Mapolres Setempat. (Ist)

KUTACANE-LintasGAYO.co : Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), mendesak Kepolisian setemoat segera menuntaskan Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) 2 Pegawai Dinas Kesehatan yang terjadi beberapa bulan yang lalu

Puluhan aktivis HMI menggelar unjuk rasa di Mapolres setempat Sabtu (29/4) terkait dengan praktek korupsi dan tindakan suap menyuap yang berkembang pesat di Bumi Sepakat Segenep ini.

Koordinator aksi, Hendra Pratama, dalam orasinya mengatakan aparat penegak hukum terkesan lamban dalam menangani sejumlah kasus korupsi di Kabupaten Agara ini, sehingga sejumlah koruptor masih menghirup udara bebas, seperti Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ramulia SPoG, yang nyata nyata terlibat dalam kasus suap perpanjangan SK Bidan PTT setiap tahunnya.

Lebih lanjut Hendra menambahkan, Polres Agara agar secepatnya melakukan pengembangan penyelidikan dalam kasus pungli yang menimpa ratusan Bidan PTT di Agara ini.

“Lebih anehnya kenapa Kadis Kesehatan Agara tidak ditetapkan sebagai tersangka kendati sudah di periksa beberapa waktu yang lalu, karena kami menduga kuat kepala Dinas tersebut terlibat seperti yang dimaksud dalam pasal 55 KUHP ayat(1) karena berdasarkan Surat menteri Kesehatan RI no KP 01.02/Menkes/69/2016 ayat (2) yang berbunyai bahwasanya Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Kota ada keterlibatan penuh dalam tahapan Administrasi bidan PTT ,jadi sangat tidak mungkin Kepala Dinas Kesehatan tidak terlibat dan tidak mengetahui Aksi pungli yang dilakuakn oleh 2 PNS selaku bawahannya,” sebutnya

Dalam upaya memberantas korupsi dibumi Sepakat Segenep ini lanjut dia, HMI Agara siap membantu Aparat penegak hukum dalam memberantas Korupsi di Aceh Tenggara.

Perwakilan aktivis HMI Agara ditemui oleh Kapolres Agara AKBP Drs Edy Bastari untuk beraudensi sebanyak enam orang terlihat hadir dalam Audensi tersebut diantaranya Waka Polres Agara Kompol Imam Asfali, Kasat Binmas Polres Agara

Dalam kesempatan itu, Kapolres Agara AKBP Edi Bastari, mengatakan perkara ini sudah ditangani dan sudah diperiksa beberapa saksi termasuk Kadis Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara.

“Sementar berkasnya sudah kita limpahkan ke Kejaksaan tinggal menunggu dari pihak kejaksaan apakah sudah P21, menurut prosedur apabila sudah P21 maka tersangka dan barang bukti kita serahkan kepada pihak Kejaksaan,” jelas Kapolres

“Sejauh ini kita belum mendapatkan alat bukti baru untuk menetapkan tersangka lainnya dan saya yakin bukan hanya Dinas Kesehatan saja yang melakukan pungli tapi masih banyak Dinas lain yang melakukan praktek pungli, kami juga mengharapkan bantuan dari adik HMI untuk memberi informasi terkait pungli Agara pelaku pungli bisa kita usut sampai ke akar-akarnya,” timpal Kapolres.

(Jubel | DM)

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top