Free songs
Home / DANAU LUT TAWAR / Masa Prasejarah Pola Ruang Sudah Tertata Rapi, Arkeolog : Bisa Diadopsi Kelola Lut Tawar

Masa Prasejarah Pola Ruang Sudah Tertata Rapi, Arkeolog : Bisa Diadopsi Kelola Lut Tawar


TAKENGON-LintasGAYO.co : Pada masa prasejerah di Dataran Tinggi Gayo, pola ruang sudah ditata dengan rapi. Indikasi ini ditemukan setelah penelitian di situs arkelogi Loyang Ujung Karang dan Loyang Mendale, Kebayakan, Aceh Tengah.

Demikian disampaikan ketua tim peneliti situs tersebut, Dr. Ketut Wiradnyana, beberapa waktu lalu saat menjadi pemateri lokakarya tata kelola Danau Lut Tawar dan pengukuhan pengurus Forum Penyelamatan Danau Lut Tawar (FPDLT) beberapa waktu lalu.

Dikatakan, pola ruang manusia prajerah di Gayo yang tertata rapi dapat dilihat dari temuannya. Ketut mengatakan, bahwa pihaknya menemukan tidak adanya aktivitas sehari-sehari pada masa itu di Loyang Ujung Karang.

“Disana diposisikan sebagai tempat pemakaman. Beda halnya, dengan Mendale, sisa-sisa kehidupan lain ditemukan, seperti bengkel dan ada juga pemakaman,” terang Ketut.

Pola inilah yang seharusnya dijadikan salah satu acuan dalam mengelola Danau Lut Tawar. “Mana batas Danau dan mana batas hunian harus jelas batasnya,” katanya.

Disampaikan lagi, nenek moyang Urang Gayo juga telah mengekploitasi Danau Lut Tawar sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan temuan lebih dari 150 Kg tulang ikan air tawar.

“Tulang ikan yang kita temukan berjenis Tor sp atau disini dikenal dengan nama Iken Pedih. Artinya, ribuan tahun lalu, jumlah ikan ini sangat banyak. Berbeda dengan sekarang, sulit menjumpai Iken Pedih di Danau, berarti ada indikasi kerusakan disana,” tandas Ketut Wiradnyana.

(Darmawan Masri)

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top