Free songs
Home / Keber Ari Ranto / Antropolog USU Fikarwin : Suku Manti itu Mitos

Antropolog USU Fikarwin : Suku Manti itu Mitos


Fikarwin Zuska. (LGco_Kha A Zaghlul)

PENAMPAKAN manusia di belantara hutan di Aceh yang sempat tertangkap kamera oleh salah seorang dari anggota komunitas motor yang sedang mengadakan tour yang diduga berasal dari suku Mante telah menghebohkan warga. Namun pakar antropologi dari Universitas Sumatra Utara (USU) Medan menilai penampakan suku Mante yang sempat menjadi viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir ini hanya mitos belaka.

Ketua Departeman Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, USU Dr. Fikarwin Zuska kepada Media Indonesia di Medan Rabu (29/3) mengatakan bahwa dirinya sejak 1980 hanya mendengar keberadaan warga suku Mante ini. Namun, menurut dia, tidak ada satupun masyarakat atau peneliti yang pernah menjumpai warga suku Mante tersebut.

“Dari hasil penelitian para antropolog yang pernah saya ketahui, keberadaan suku Mante yang memiliki ciri-ciri jalan mundur, tubuh pendek, dan ada perbedaan dengan manusia normal, hanyalah mitos dan cerita folklore (cerita masyarakat) saja,” ujar Fikarwin.

Menurut Fikarwin, video penampakan yang diunggah di media sosial oleh beberapa anggota kelompok komunitas tersebut hanya trik kamera saja. Selain hasil video tidak jelas, kata dia, keberadaan suku Mante selama ini juga masih belum jelas.

“Suku Mante ini tidak ada dan hanya mitos saja. Selama ini para ilmuwan yang melakukan riset dan tidak pernah menjumpai suku Mante. Keberadaan suku Mante hanya cerita dan omongan masyarakat saja. Kalau penampakan keberadaan suku Mante di hutan Aceh oleh komuitas motor trail, saya belum bisa memastikan apakah itu suku Mante ataukah orang biasa yang tinggal di hutan,” ucapnya.

Menurut dia, pada era 1980-an, heboh soal penemuan suku Mante di Aceh juga sempat tersebar di kalangan masyarakat. “Para ilmuan akhirnya melakukan riset ke lokasi yang diduga merupakan permukiman suku Mante. Namun hasilnya para ilmuwan tidak berhasil menemukan warga suku Mante yang dikabarkan hidupnya terus berpindah-pindah,” ujarnya.

Masih menurut dia, suku Mante berbeda dengan suku pedalaman atau orang atau suku Kubu. “Keberadaan suku Kubu hingga kini masih ada. Mereka menetap di hutan belantara dan terus berpindah dari hutan satu ke wilayah hutan lainnya. Itu disebabkan karena kondisi hutan rusak akibat ulah manusia,” paparnya. (sumber : Media Indonesia)

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top