Free songs
Home / Keber Ari Gayo / Hukum / Hari Teater Sedunia, Reje Linge Dilegitimasi

Hari Teater Sedunia, Reje Linge Dilegitimasi


Teater Reje Linge

TAKENGON-LintasGAYO.co : Peringatan Hari Teater Sedunia disejumlah kota di dunia dan Indonesia berlangsung semarak.

Hari Teater Sedunia pertama kali dicetuskan oleh International Teater Institute (ITI) pada tahun 1961. Hari khusus ini diperingati setiap tahun dengan membawa pesan khusus pada dunia internasional. Antara lain, penghargaan pada ragam kebudayaan, persoalan kemanusiaan dan sikap damai anti kekerasan melalui eskpresi seni, gerak, vokal, dan memori.

Berbeda dengan Takengon dalam peringatan Hari Teater Sedunia tahun 2017, Teater Reje Linge yang sudah berdiri sejak tahun 1999 mengisinya dengan pengukuhan kelembagaannya dalam bentuk badan hukum (dilegitimasi). Teater Reje Linge mencatatkan diri melalui Notaris Cendri Nafis Marietha, SH Jalan Yos Sudarso Takengon.

Menurut salah seorang pengurusnya Iwan Bahagia Sp Sabtu, 1 April 2017, pendaftaran Teater Reje Ling ke Notaris memenuhi tuntutan formalitas sebagai salah satu organisasi kesenian di Kabupaten Aceh Tengah.

Meskipun Teater Reje Linge sudah berdiri sejak lama dan berkarya dengan pamanggungan sejumlah naskah sejak Aceh masih dalam konflik, namun dalam peringatan Hari Teater Sedunia tahun ini baru di badan hukumkan.

Ditambahkan, dengan terdaftarnya Terater Reje Linge sebagai lembaga dengan akta pendirian nomor; 47 tertanggal 19 Januari 2017, diharapkan ke depannya seni perteateran di Takengon dapat lebih bergairah.

Sementara itu Sabariah yang tercatat sebagai bendahara Teater Reje Linge yang disingkat dengan Komunitas Teater Reje Linge (KTRL) berharap agenda-agenda berteater dapat berjalan dengan baik. “Terlebih secara hukum Komunitas Teater Reje Linge (KTRL) telah mempunyai legalitas kelembagaan disaat peringatan Hari Teater Sedunia,” jelasnya.

[AR]

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top