Free songs
Home / Keber Ari Gayo / Hukum / Dana Disunat, DPRK Bener Meriah Pansus ke RSUD Bener Meriah

Dana Disunat, DPRK Bener Meriah Pansus ke RSUD Bener Meriah


Redelong-LintasGayo.co : Desas desus terhadap adanya pemotongan anggaran makan minum, biaya habis pakai,  di RSU Muyang kute, DPRK Bener Meriah membentuk Pansus dan turun meninjau RSU Muyang Kute, Rabu (11/1).

Usai melakukan peninjauan kelapangan dan pertemuan tertutup dengan Dirut RSU Muyang Kute, Ketua Pansus DPRK yang juga wakil pimpinan  Dewan Bener Meriah, Darwinsyah, kepada wartawan menyebutkan bahwa keluhan pemotongan terhadap beberapa sistem kegiatan RSU Muyang Kute disampaikan atau dilaporkan ke DPRK, adanya pemotongan anggaran makan minum, biaya habis pakai dan perihal lainnya.

“Namun setelah pihak kami (anggota pansus) melakukan pertemuan dengan Direktur RSU Muyang Kute, menerangkan bahwa pemotongan tentang beberapa sistem dimaksud diakibatkan adanya perubahan DIPA RSU Muyang Kute, bukan dana tersebut dipotong atau disunat setelah dicairkan, akan tetapi akibat adanya pengurangan biaya DIPA, untuk keperluan lain lebih mendesak, jadi tidak benar jika ada dana setelah dikucurkan baru dipotong,” terang Darwin menirukan penjelasan Lisik.

Kendatipun begitu, terang Darmansyah, pihaknya juga akan melakukan klarifikasi terkait adanya keterangan kepala ruangan lainnya yang bertentangan dengan penuturan Direktur RSU. “Kita akan klarifikasi,” tegasnya.

Begitu pula terkait adanya keluhan menyatakan Direktur RSU Muyang Kute dalam melakukan perintah secara arogan, terkait itu merupakan hal yang relatif, karena ada sebahagian ruangan menyatakan hal tersebut wajar antara bawahan dan pimpinan. “Setidaknya memacu kenirja bawahannya, namun hal tersebut juga ada batasnya,” terang Darwinsyah.

Menyinggung tentang keberadaan rumah sakit Muyang Kute, Darwin mengakui sudah banyak sekali perubahan dari kondisi sebelumnya, serta harapan kita hal ini terus dipertahankan dan ditingkatkan kedepannya, pinta Wakil Pimpinan DPRK tersebut.

Sebelumnya informasi yang berkembang di RSU Muyang Kute, selain adanya pemotongan beberapa item anggaran yang telah diplotkan peruntukannya sesuai DIPA RSU Muyang Kute, juga para karyawan yang bekerja di pusat pelayanan masyarakat tersebut mengeluh, pasalnya  menurut sebahagian pekerja, Direktur Ny.Lisik selaku pimpinan di RSU tersebut  terkesan terlalu arogan dalam memerintahkan bawahannya.

Hingga diturunkannya berita ini lintasGayo co belum berhasil melakukan konfirmasi  pihak direktur RSU Kebanggaan Bener Meriah tersebut.

(Man)

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top