Free songs
Home / DANAU LUT TAWAR / Kadisbupar Aceh Tengah; Mindset Masyarakat Soal Wisata Perlu Diubah

Kadisbupar Aceh Tengah; Mindset Masyarakat Soal Wisata Perlu Diubah


Subhan Sahara

Takengon-LintasGayo.co : Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh Tengah, Subhan Sahara mengutarakan perlunya upaya perubahan mindset rakyat Aceh Tengah terhadap kepariwisataan.

“Wisata tidak selalu identik dengan perbuatan melanggar Syari’at, tergantung kita bagaimana meramunya ke arah wisata bernuansa Islami dan tidak melanggar adat budaya Gayo,” ujar Subhan usai Dialog Akhir Tahun 2016 tentang “Membangun Pariwisata Aceh Tengah yang Terintegrasi” di Museum Nenggeri Gayo Takengon, 31 Desember 2016.

Dikatakan di Aceh Tengah ada 41 destinasi wisata, dan 12 diantaranya unggulan. Selain itu, sudah saatnya ditawarkan paket wisata Aceh Tengah ke dunia luar.

“Ayo kita bergerak bersama memanfaatkan keindahan alam Aceh Tengah untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” ajaknya.

Pihaknya juga siap mendukung upaya-upaya elemen sipil membangun kemajuan pariwisata dan budaya Gayo. “Dengan segala keterbatasan kami siap mendukung, walau bentuknya hanya segelas air putih,” tandas Subhan Sahara.

Dia turut mengapresiasi gagasan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Takengon yang menyelenggarakan Dialog yang didukung Forum Penyelamatan Danau Lut Tawar (FPDLT) tersebut.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber pebisnis wisata di Bali, Win Wan Nur, Kepala Bandara Rembele Takengon Yan Budianto dan pemilik Seladang Coffee Bener Meriah, Sadikin.

Sebagai moderator, tampil Hasanah Silang dengan peserta sejumlah elemen sipil, termasuk para siswa.

Dalam kesempatan itu juga diluncurkan buku 10 Hari Menjelajah Eropa, #Travel Diary Ipak Gayo, karya Qien Mattane Lao, putri wartawan LintasGayo.co Win Wan Nur yang berdomisili di Bali. (WA)

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top