Free songs
Home / Keber Ari Gayo / Dispar Gayo Lues Luncurkan Logo Destinasi Pariwisata Tahun 2017

Dispar Gayo Lues Luncurkan Logo Destinasi Pariwisata Tahun 2017


Logo Destinasi Pariwisata Gayo Lues Tahun 2017

Blangkejeren-LintasGayo.co: Sebagai langkah meningkatkan daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Kab. Gayo Lues, Dinas Pariwisata (Dispar) meluncurkan logo destinasi wisata Gayo Lues untuk tahun 2017.

“Semoga dengan icon gambar ini, bisa menjadi salah satu wisatawan untuk mengunjungi Gayo Lues,” terang Kepala Dispar Gayo Lues, Syafruddin, S.Sos memperkenalkan logo tersebut saat diri menyampaikan kata sambutan dalam kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Terpadu, Rabu (14/12) pagi di Blangkejeren.

Syafruddin menjelaskan, pihaknya sengaja menampilkan gambar gunung dengan batang pinus di logo tersebut sebagai langkah mereka untuk kembali mengangkat nama Gayo Lues sebagai daerah yang memiliki peran penting terhadap wisata Gunung Leuser.

“Selama ini Kedah, Blangjerango selalu digunakan oleh para pendaki sebagai pintu gerbang menuju Leuser. Sementara yang dikenal malah daerah lain, bukan Gayo Lues,” terang Syafruddin.

Karena itu, untuk tahun 2017 Dispar akan fokus dalam pengembangan objek wisata terutama Leuser yang memiliki pintu gerbang di Gayo Lues.

Selain itu, lanjut Syafruddin, salah satu langkah pengembangan objek wisata baru yang akan mereka lakukan adalah dengan memunculkan gambar olahraga arung jeram (rafting) di logo tersebut.

“Gayo Lues memiliki potensi yang sangat baik dalam hal olahraga rafting. Mudah-mudahan tahun 2017 Gayo Lues menjadi tuan rumah penyelanggara rafting tingkat nasional,” harap Syafruddin.

Dengan bertambahnya jumlah pengunjung yang datang ke Gayo Lues, tentu akan membawa dampak positif terhadap pendapatan masyarakat baik tinggi, menengah dana bawah. Tinggal masyarakat yang harus siap dan memberikan suguhan wisata yang nyaman, ramah dan aman kepada wisatawan yang datang.

Lanjutnya, Dispar berusaha memunculkan objek wisata baru dan menarik wisatawan untuk datang. Sedangkan khusus masyarakat harus mampu memanfaatkan kesempatan itu dengan baik,”Jangan sampai ketika ibjek wisata sudah dibuka, ketika sudah ramai yang berdagang jajanan malah penduduk luar. Itu artinya kita belum siap berpariwisata,” tegas Syafruddin.

Ditanya mengenai tidak adanya gambar Tari Saman dalam logo tersebut, Syafruddin mengaku bahwa Tari Saman sudah memiliki nama yang besar tanpa perlu di publish lagi.

“Sejak dulu Dispar Gayo Lues aktif menyelenggarakan festival Saman di Gayo Lues, pelaksanaan seminar mengenai Saman dan tampil di berbagai acara mulai daerah, nasional hingga internasional,” terang Syafruddin.

“Gayo Lues memiliki banyak potensi yang besar selain Saman. Salah satunya Leuser dan Rafting. Karena itu kami ingin kedua even ini dapat membawa pengaruh positif terhadap peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat menengah ke bawah,” pungkas Syafruddin. (Win)

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top