Ekonomi Hukum Keber Ari Gayo Sara Sagi Terbaru

Manfaat dan Kerugian PLTA Tampur bagi Masyarakat Pining

Oleh : Ismail Baihaqi*

Ilustrasi listrik padam
Ilustrasi listrik padam

Terkait proyek raksasa PLTA yang dikerjakan oleh perusahaan asing dari Hongkong PT Kamirzu, melibatkan dua kabupaten (Aceh Timur dan Gayo Lues). Mega proyek dikerjakan rekanan ini membuat ratusam warga Desa Lesten, Kecamatan Pining, Gayo Lues terpaksa di relokasi ke tempat yang jaraknya tidak berjauhan dari pembangunan PLTA itu.

Informasi yang dihimpun, PLTA Tampur akan menghasilkan daya sebesar ni dilakukan karena akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Tampur dengan kapasitas 443 MW.

Menanggapi informasi itu, pertanyaan yang muncul adalah bermanfaat atau tidak PLTA Tampur?.

Dilihat dari segi lingkungan, bisa dipastikan akan terganggu, flora dan fauna serta keanekaragaman hayati di Pining juga bisa dipastikan akan terganggu.

Hutan dan sungai merupakan denyut nadi kehidupan masyarakat Pining, jika ini rusak maka sumber kehidupan masyarakatnya juga akan terganggu.

Kawasan Ekosisten Leuser yang selama ini menjadi paru-paru dunia juga dipastikan sedikit banyaknya akan terganggu jua. Tinggal bagaimana langkah konkrit agar permasalahan tersebut bisa diminimalisir.

Sedangkan manfaat yang ditimbukan oleh pembangunan proyek tersebut adalah terpenuhinya pasokan listril di Aceh. Sadar atau tidak, daya listrik di Aceh saat ini tidak mencukupi.

Lain lagi dengan terserapnya tenaga kerja lokal yang bisa memperbaiki perekonomiannya. Masyarakat Pining berkesempatan bekerja di lokasi proyek maupun setelah proyek itu selesai.

Agar hal-hal lain yang bisa saja muncul akibat pembangunan proyek ini, kita semua berharap rekanan yang mengerjakan proyek tersebut untuk tetap memperhatikan kearifan lokal masyarakat setempat. Menjaga lingkungan sekitar sebaik mungkin.

Karena ada kesan pelaksanaan proyek ini dikerjakan secara tiba-tiba, tanpa terlebih dahulu diketahui masyarakat banyak, sehingga memunculkan pertanyaan akan pelaksanaannya.

*Putra Pining Gayo Lues

Comments

comments