Keber Ari Ranto Terbaru

Unsyiah Komit Kembangkan Pusat Studi Kebencanaan

Unsyiah KebencanaanBanda Aceh-LintasGayo.co : Universitas Syiah Kuala melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) atau Pusat Riset Tsunami dan Mitigasi Bencana berkomitmen untuk mengembangkan pusat studi kebencanaan. Hal itu disampaikanKetua UPT Mitigasi Bencana Unsyiah, Dr. Khairul Munadi, ST., M.Engdalam Workshop Penguatan Riset Tsunami Indonesia yang dilaksanakan di auditorium FKIP Unsyiah, Rabu (28/9).

Kegiatan tersebut menghadirkan beberapa panelis di antaranya, Dr. Harkunti P. Rahayu (ITB), Purna Sulastya Putra, M.T (Puslit Geoteknologi LIPI), Dr. rer. Nat. Muksin (UPT Mitigasi Bencana), serta pendiskusi utama yaitu Dr. Sahat M. Panggabean (Asisten Deputi Lingkungan dan Bencana Maritim Kemenko Maritim). Sedangkan pemateri kegiatan yakni, Ir. Elvita Nezon, M.M dari Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Dr. Syamsidik, ST., M.Sc, Dr. Ella Meilianda, ST., MT, serta Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si dari UPT TDMRC Unsyiah.

Ketua UPT TDMRC Unsyiah mengatakan, tahun 2016 ini Unsyiah telah menunjukkan komitmennya untuk membangun pusat studi kebencanaan. Sebab saat ini, status TDMRC Unsyiah tidak lagi sebatas pusat penelitian tapi sudah menjadi UPT.

“Sebelumnya pada tahun 2015 TDRMC Unsyiah juga telah ditetapkan  sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Republik Indonesia,” kata Khairul.

Menurutnya, tanggung jawab yang diemban UPT Mitigasi bencana kini menjadi lebih besar. Ia harus  mampu memperkuat kapasitas kebencanaan, baik di tingkat universitas maupun di daerahuntuk mempertahankan prestasi Unsyiah dalam upaya pengurangan resiko bencana,” jelas Khairul.

“Di samping itu, pengelolaan bencana bukan sekedarmelibatkan satu disiplin ilmu, tapi berkaitan dengan multidisiplin ilmu. Oleh karena itu, saya  mengajak para peneliti dan masyarakat untuk bersama-sama bersinergi memperkuat peran TDMRC Unsyiah sebagai pusat studi bencana yang bermanfaat bagi dunia,”pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unsyiah, Dr. M. Shabri, SE., M.Ecmengungkapkan, trend bencana di dunia kini kian meningkat, maka sudah semestinya riset di bidang kebencanaan juga harus ditingkatkan. Apalagi, hasil riset kebencanaan saat ini adalah yang paling banyak dicari oleh dunia. Di sisi lain, bencana yang terjadiselama ini tak terlepas dari perbuatan manusia sendiri. Maka mengelola bencana tidak cukup hanya dari segi fisik semata, tapi juga harus dari segi psikologis.

“Workshop ini bertujuan untuk penguatan riset tsunami di Aceh, sehingga nanti  bisa menghasilkan kesimpulan dan penguatanhasil-hasil riset,” sebut Ketua Panitia Workshop, Dr. Eng. Sugiarto, S.T., M. Eng.

(SP | DM)

Comments

comments