Keber Ari Gayo Sara Sagi Sosial Budaya Terbaru

Joe : Stop Otak-Atik Karya Hebat Ceh-Ceh Didong

joe_samalangaTakengon-LintasGayo.co : Pemerhati dan penikmat seni Gayo, Jauhari Samalanga mengkritisi semakin miskinnya karya seniman Gayo dalam menciptakan lagu Gayo.

“Lagu Gayo sekarang cenderung bernostalgia, satu lagu Didong saja sudah ada 5 versi aransemennya. Kalau makin bagus tidak mengapa, tapi nyatanya kebanyakan semakin rusak, jatuhnya ke dangdut atau ke Melayu,” ujar Joe, panggilan akrab produser Nyawoung ini di Takengon, Jum’at 19 Agustus 2016.

Dia mengimbau agar pelaku seni, terutama seni suara agar tidak mengacak-acak lagu Didong yang sudah bagus menjadi rusak dan menghilangkan kekhasan lagu Gayo.

“Coba bayangkan bagaimana para ceh-ceh pendahulu menciptakan lagu Didong, indah dan bermakna, tidak asal-asalan. Jangan kita rusak,” ungkap kolektor kaset-kaset Gayo ini.

Dia mengimbau agar pencipta lebih kreatif kedepannya. Dulu, banding Joe, Tanoh Gayo disebut-sebut lebih banyak lagu didong daripada manusianya. Tapi sekarang, sudah langka upaya penciptaan lagu berkelas.

“Banyaklah mencipta, bukan justru mengatik-atik yang sudah ada,” tandas Jauhari Samalanga. (WA)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *