Keber Ari Gayo Lingkungan Sosok Terbaru

Berprestasi, Sekda Aceh Tengah Apresiasi Prestasi Kana Emnurlis

Liputan : Fathan Muhammad Taufiq.

Sekda Aceh Tengah saat menerima Kana Emnurlis di ruang kerjanya
Sekda Aceh Tengah saat menerima Kana Emnurlis di ruang kerjanya

Prestasi gemilang yang telah ditorehkan oleh seorang penyuluh kehutanan di Kabupaten Aceh Tengah, Kana Emnurlis yang tahun 2016 ini berhasil menyabet dua gelar sekaligus yaitu sebagai Penyuluh Kehutanan Teladan Tingkat Provinsi Aceh dan Peraih Kalpataru Aceh untuk ketegori Pengabdi lingkungan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Selain dari instansi lingkup kehutanan dan lingkungan hidup provinsi seperti Dinas Kehutanan Aceh dan Bapedal Aceh, apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Sekretaris Daerah Bapak H. Karimansyah. I, SE, MM, menyampaikan ucapan selamat dan ikut merasa bangga dengan prestasi yang telah ditorehkan penyuluh kehutanan yang bertugas di BP3K Jagong Jeget ini,

Peda KTNA“Selaku pribadi  dan atas nama pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, saya mengucapkan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya serta  ikut berbangga dengan torehan prestasi yang telah ditunjukkan oleh saudara Kana Emnurlis, penghargaan ini juga merupakan sebuah kebanggaan bagi daerah ini karena mampu membawa nama harum Aceh Tengah ke tingkat provinsi maupun tingkat nasional,” ungkap Karimansyah saat menerima Kana Emnurlis pagi ini (Sabtu, 30/7/2016) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Karimansyah mengharapkan agar prestasi yang telah di raih ini bisa menjadi pemicu bagi yang bersangkutan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat terutama di bidang kehutanan dan konservasi sumber daya alam di Dataran Tinggi Gayo.

Dalam pertemuan tersebut, Kana juga menyampaikan kepada Sekda bahwa dari informasi yang dia terima dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, dirinya sudah dipastikan akan di undang ke Istana Negara pada bulan Agustus 2016 yang akan datang untuk menerima penghargaan dari bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Alhamdulillah, saya sudah dapat informasi dari Jakarta kalau saya masuk kategori 10 besar penyuluh kehutanan terbaik tingkat nasional, menurut informasi yang saya terima, Insya Allah bulan depan saya akan di undang ke Istana Negara,” ungkap Kana didepan Karimansyah.

Selain melaporkan penghargaan yang baru-baru ini dia terima dari Gubernur Aceh, Kana juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan masalah penyuluhan kehutanan yang sebentar lagi akan dialihkan statusnya menjadi pegawai provinsi dan beberapa hal terkait dengan kehutanan dan konservasi lahan yang ada hubungannya dengan komoditi Kopi yang menjadi anadalan bagi petani di Aceh Tengah.

Kepada Sekda, penyuluh ini menyampaikan bahwa salah satu tanaman kehutanan yaitu sengon, sangat baik dipakai sebagai pohon pelindung pada tanaman kopi, bahkan akan memberikan keuntungan ganda bagi para petani, karena selain dari hasil kopi, petani juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari kayu sengon.

Ketika Karimansyah menanyakan apakah keberadaan pohon sengon ini tidak mengganggu tanaman kopi, Kana menjelaskan bahwa pohon sengon ini  sama sekali tidak mengganggu tanaman kopi, bahkan bisa membantu meningkatkan kesuburan tanah karena bintil-bintil akar tanaman sengon banyak mengandung unsur Nitrogen (N) yang unsur hara yang sangat dibutuhkan tanaman.

Dibanding dengan lamtoro atau petai, sengon juga relatif lebih tahan terhadap serangan hama kutu loncat,sehingga sangat cocok dijadikan tanaman pelindung kopi, ungkap penyuluh kehutanan yang saat ini membina 14 Kelompok Tani Hutan (KTH) di tiga kecamatan yaitu Jagong Jeget, Atu Lintang dan Pegasing ini.

Di akhir pertemuan Sekda Aceh Tengah berpesan agar penyuluh kehutanan ini jangan berpuas diri dengan prestasi yang telah dicapai ini, beliau juga menyampaikan bahwa pihaknya juga berjanji akan memberikan penghargaan kepada penyuluh yang bersangkutan sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah dan masyarakat Aceh Tengah,

“Penghargaan yang sudah saudara dapatkan ini bukan akhir dari pengabdian saudara, justru ini menjadi awal untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik di masa yang akan datang dan mampu menjadi teladan bagi penyuluh lain yang ada di aerah ini,” ungkap Karimansyah.

Pemerintah kabupaten Aceh Tengah, kata dia, juga akan memberikan penghargaan kepada saudara pada puncak acara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 tanggal 17 Agustus 2016 yang akan datang.[]

Comments

comments