Ekonomi Keber Ari Gayo Sara Sagi Terbaru

Di Gayo, Ekonomi Rakyat Melebihi Pemda

Foto: Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin ketika mendampingi tim Specialty Coffee Association Europe (SCAE) di perkebunan kopi warga, 19 Nopember 2015
Foto: Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin ketika mendampingi tim Specialty Coffee Association Europe (SCAE) di perkebunan kopi warga, 19 Nopember 2015

Takengon-LintasGayo.co : Kopi Arabica yang tumbuh dan berkembang di dataran tinggi Gayo memang membawa berkah bagi warganya, bahkan karena besarnya devisa negara dari Kopi Gayo ini, Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin (Pak Nas) menyebutkan kemampuan ekonomi rakyat melebihi Pemerintah Daerah setempat.

“Kopi Gayo dari hasil kebun rakyat sudah mampu menghasilkan kurang lebih Rp. 5 Triliun devisa negara pertahun,” ungkap Pak Nas ketika membuka Rakerwil Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (Patelki) ke-6 se Aceh di Takengon, Sabtu (26/03/2016).

Jumlah tersebut menurut Pak Nas berarti 4 kali lebih besar dari APBK Aceh Tengah yang hanya berkisar Rp. 1,25 Triliun.

Besarnya devisa dari hasil perkebunan kopi masyarakat tersebut, menurut Pak Nas satu diantaranya tidak terlepas dari penetapan Indikasi Geografis (IG) Kopi Arabica Gayo.

Penetapan IG tersebut berdampak bagi importir yang menginginkan atau mencari kualitas kopi asli sesuai dengan wilayah asalnya, sehingga secara tidak langsung meningkatkan nilai tawar Kopi Arabica Gayo.

Sesuai data Pemkab Aceh Tengah saat ini Kopi Arabica Gayo sudah diekspor ke 17 negara diseluruh benua dengan importir terbesar negara Amerika Serikat.

“Sejauh ini ekspor terbesar Kopi Gayo masih ke Amerika, dan secara bertahap grafik ekspor ke Uni Eropa dan Asia Pasifik juga sudah mulai meningkat,” demikian Pak Nas.(MK)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *