Keber Ari Ranto Terbaru

DPRD Yogyakarta Apresiasi Pemerintah Aceh

yogyaBanda Aceh, Lintasgayo.co : Ketua Komisi D DPRD DIY, Yusrizal, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja Pemerintah Aceh. “Selama kunjungan kerja ke daerah, ini salah satu yang kita nilai sangat bagus,” ujar Yusrizal saat berkunjung bersama anggota Komisi D serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda DIY Drs. Sulistyo, S,H. CN. M.Si, (20/02/16).

Yusrizal mengatakan, kunjungan para eksekutif dan legislative tersebut untuk saling berbagi pengalaman dalam berbagai penanganan di dua provinsi istimewa ini.  “Kita ingin berbagi dengan eksekutif dan SKPD tentang pelaksanaan regulasi dan peraturan-peraturan daerah, baik terkait kesehatan, pendidikan, dan juga kebudayaan.

“Intinya kita ingin berbagi ilmu dan pengalaman. Kita ingin berguru kepada yang pandai, belajar kepada yang pintar,” kata Yusrizal.

Pertemuan dan diskusi tersebut dipandu oleh Asisten II Setda Aceh, Azhari SE, M.Si. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Aceh tersebut, hadir perwakilan SKPA, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kepala BP3A, BPA, pihak PMPM, Dinas Sosial , Pihak BKKBN Aceh, dan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh.

“Kita sebelumnya dari Pemerintah Aceh dan Wali Naggroe  Aceh juga telah mengunjungi dan berjumpa dengan Gubernur Yogyakarta yang juga seorang sultan,” kata Azhari.

Dalam kunjungan tersebut, anggota dewan Yogyakarta menanyakan sejumlah pertanyaan, yang di antaranya terkait penanggulangan bencana, kesehatan, KB, keberlangsungan PNPM dan pengelolaan dana desa, serta kewenangan Wali Nanggroe. Aceh dianggap sukses dalam beberapa bidang seperti program PNPM dan penanggulangan bencana, pascatsunami 2004 silam.

Terkait hal itu, dijelaskan bahwa ada program BPG (BantuanPeumakmuGampong) yang sejak 2009 dicanangkan di Aceh. Hal itu membuat semua desa di Aceh, yang jumlahnya 6474 desa mendapatkan dana segar Rp50 juta. Dari dana itu semua desa mempunyai kegiatan untuk pemajuan desa.

Sementara untuk penanggulangan bencana, Aceh punya qanun yang mengatur hal itu. Amrullah, Kasi Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Aceh, menjelaskan, pihaknya sering melakukan stimulasi kebencanaan, untuk mengajarkan antisipasi bencana sejak dini kepada masyarakat. “Kita juga membangun banyak jalur evakuasi, escape building dan kita punya beberapa alat pendeteksi tsunami,” papar Amrullah.

Di bidang kesehatan, Aceh dianggap sukses dengan program JKRA (JaminanKesehatanRakyat Aceh) yang dimulai sejak tahun 2008. Pengobatan semua penduduk, oleh Pemerintah Aceh dijamin, alias gratis. Aceh juga menyediakan pesawat darurat, yang bekerjasama dengan perusahaan penerbangan untuk menangani pasien daerah terpencil.(SP|KM)

Comments

comments