Keber Ari Ranto Terbaru

Tugas Guru Hanya Dua

1.Kadisdik Aceh berdialog dengan fasda tentang metode pembelajaran yang akan dipraktikkan di sekolah praktikKepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Hasanuddin Darjo MM saat memberikan arahan pada kegiatan Lokakarya III Kebijakan Strategis PKB
1. Kadisdik Aceh berdialog dengan fasda tentang metode pembelajaran yang akan dipraktikkan di sekolah praktikKepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Hasanuddin Darjo MM saat memberikan arahan pada kegiatan Lokakarya III Kebijakan Strategis PKB

Banda Aceh-LintasGayo.co : Pada hakikatnya tugas guru hanya dua yaitu menjadikan kehidupan siswa lebih bermakna di alam dunia dan akhir perjalanan hidup yang baik di sisi Allah. Demikian pendapat Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Hasanuddin Darjo saat mengunjungi Pelatihan Modul III untuk Fasilitator Daerah USAID PRIORITAS jenjang SMP/MTs di Grand Aceh Hotel, Banda Aceh (28/1/2016).

“Tugas guru hanya dua yaitu bagaimana mendidik anak-anak negeri ini bisa enak hidup dan bisa enak mati. Guru boleh tua karena usia terus berjalan, tapi guru tidak boleh usang karena guru sangat berarti dan saya sangat menghormati guru,” ungkap Darjo yang selalu menyempatkan diri mengunjungi sekolah dan berdialog dengan guru saat menjalankan tugas ke daerah.

Untuk meningkatkan kapasitas guru, pada tahun 2016 ini Dinas Pendidikan Aceh sendiri telah mengangarkan dana untuk pelatihan peadagogy atau pembelajaran bagi ribuan guru di kabupaten.

“Pelatihan keterampilan mengajar sangat penting untuk meningkatkan keprofesionalan guru, oleh karena itu kami telah menganggarkan dana diseminasi program USAID PRIORITAS ke kabupaten yang bukan mitranya untuk pemerataan kualitas guru, kepsek dan pengawas di tahun 2016 ini,” kata Darjo.

Untuk tahap awal, katanya akan melatih seluruh fasilitator daerah yang akan dipilih oleh dinas pendidikan kabupaten. Fasilitator ini selanjutnya melatih pada tingkat sekolah, seluruh metode dan modul pelatihan di adopsi secara menyeluruh dari apa yang dilakukan oleh USAID PRIORITAS selama tiga tahun terakhir ini.

“Peran pengawas juga dirasakan sangat penting terlibat dalam pelatihan guru, saya menginginkan para pengawas sekolah menjadi pengawas yang cemerlang, terbilang, gemilang dan garang,” harapnya untuk lebih meningkatkan mutu guru.

Pelatihan yang dihadiri oleh 40 orang fasilitator daerah dari kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Barat Daya dan Pidie Jaya tersebut berlangsung selama 4 hari.

Issu utama modul III adalah para siswa dididik memiliki ketrampilan informasi yang memadai. Mereka diajar menemukan informasi, memilih informasi yang relevan, mengolah, mengidentifikasi berbagai cara menyajikan informasi dan membuat laporan yang runut dan terstruktur.

Para peserta pelatihan yang sebagian besar berprofesi sebagai guru tersebut juga melakukan praktik mengajar di SMPN Unggul Mesjid Raya Neuhen, Aceh Besar pada hari ketiga pelatihan. Sekembalinya peserta ke kabupatennya, akan melatih guru di delapan SMP/MTs mitra USAID PRIORITAS.(SP | Kh)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *