Hukum Keber Ari Gayo Lingkungan Terbaru

Tarzan Leuser : RTRW Aceh 2013-2033, Perkosa Hak Adat Gayo!

amanjarum2Pining-LintasGayo.co : Salah seorang sosok aktivis lingkungan di Pining, Gayo Lues, Abu Kari Aman Jarum yang juga dikenal dengan nama Tarzan Leuser mengatakan bahwa dengan diberlakukannya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Aceh tahun 2013-2033 telah memperkosa hak ada urang Gayo.

“Sebagaimana tertuang dalam Qanun Aceh No 19 Tahun 2013 tentang RTRW Aceh, sangat bertolak belakang dengan hak adat. Sebagai contoh, jika hutan Oining hingga Kala Pining ditebang habis, akan menyebabkan aliran sungai akan meningkat, dan saya akan jamin, Kuala Simpang sebagai muara dari sungai-sungai di Pining akan terjadi banjir kiriman termasuk banjir bandang,” kata Ketua Forum Penjaga Hutan dan Sungai Harimau Pining ini.

Ditegaskan lagi, menjaga hutan wilayah Tengah Aceh berarti menyelamatkan masyarakat yang tinggal di Aceh Pesisir.

“Keberadaan hutan Leuser, harusnya dikelola dengan baik. Terutama melibatkan masyarakat setempat dengan keberagaman kearifan lokalnya. Di RTRW Aceh itu justru hal itu tidak ada diatur,” tegasnya. “Seharusnya Pemerintah Aceh dapat mengakomodirnya, karena hutan di Gayo sudah ada sejak nenek moyang bangsa Gayo ini mendiami daerah hutan ini,” timpalnya. 

Dengan tidak diakomodirnya itu, lanjut Aman Jarum lagi maka hutan hulayat atau hutan adat Gayo akan kehilangan identitasnya, yang sudah ada jauh sebelum Belanda masuk ke Nusantara ini.

“Hutan bagi urang Gayo sebagai urat nadinya, biarkan mereka yang mengelola kearifan lokalnya. Jika itu tida terjadi, berarti RTRW 2013-2033 Aceh telah memperkosa hak adat urang Gayo, karena sewenang-wenang menghilangkan hutan adat yang diatur dalam Qanun itu,” kata Aman Jarum.

Untuk itu, LSM yang dipimpinnya itu sangat menentang tegas segala kebijakan pemerintah yang dinilainya dapat merusak kelestarian warisan hutan sebagai urat nadi urang Gayo sendiri. “Kami mendesak pemerintah agar hak adat kami,” tandasnya.

(Ila Namsu | DM)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *