Buku Catatan Redaksi Inilah Gayo Terbaru

Coffee Lover ini diam-diam garap Novel ‘Murojok’ dan Buku ‘Kopi’

DIAM-diam penulis produktif di Kompasiana dan LintasGAYO.co, Muhammad Syukri sedang merampungkan penulisan novel yang berkisah tentang budaya Murojok, cara berpacaran ala Gayo tempo dulu.

Pacaran Dari Balik Dinding, itulah judul novel yang berkaitan dengan adat perkawinan Gayo di tahun 1960-an. Dalam novel ini, Muhammad Syukri akan menggambarkan soal terjadinya pergeseran budaya Gayo dari Angkap-Juelen menjadi budaya Kuso-Kini, perkawinan merdeka di tanah merdeka dimana tidak terjadi lagi pindah klan. 

[Baca : Pergeseran Adat Perkawinan Gayo ; Angkap-Juelen dan Kuso-Kini  dan Sistem Kekerabatan Suku Gayo bukan Patrilineal Murni]

Kopi Kisah Tak Pernah Bertepi
Selain novel, Muhammad Syukri juga telah menyiapkan satu naskah buku yang berisi sejumlah tulisan yang pernah dimuat di media online LintasGayo.co dan kompasiana.com.

Salahsatunya tulisan di buku berjudul Kopi, Kisah Tak Pernah Bertepi ini adalah tulisan yang pernah sebagai juara 1 lomba menulis tentang lingkungan bertema “Sejahtera tanpa merusak” yang digelar Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi)  pertengahan 2011 silam. Judul tulisan tersebut Kopi Konservasi, Mengais Rezeki dari Bumi Lestari.

Muhammad SyukriSekilas Muhammad Syukri
Novel dan Buku ini tentu bikin penasaran, terlebih ditulis oleh seorang birokrat di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang namanya tak asing lagi bagi banyak kalangan, bukan saja di Tanoh Gayo dan Aceh, namun juga nasional, khususnya pecinta kopi dan kompasianer, media warga online paling ternama di Indonesia.

Sosok yang selalu merendah ini juga pernah sebagai wartawan di Takengon, pengopi berat dan kerap terlihat ngopi di sejumlah cafe di Takengon, tentu saja diluar jam kerjanya sebagai PNS.

Layak juga diklaim, dialah salah seorang yang paling banyak menulis tentang Kopi Gayo di sejumlah media, termasuk LintasGayo.co. Ya, Muhammad Syukri memang satu dari sekian sosok yang getol mempromosikan kopi dan budaya ngopi serta ekonomi kreatif lainnya.  Kita tunggu Novel dan Bukunya. (Red)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *