Ekonomi Keber Ari Gayo Kopi Gayo Terbaru

Anggota KBQ Baburrayyan Terima Dana Abadi Ummat Fairtrade Premium

Laporan Khalisuddin

Ahli waris anggota KBQ Baburrayyan usai menerima Dana Abadi Ummat Fairtrade Premium.
Ahli waris anggota KBQ Baburrayyan usai menerima Dana Abadi Ummat Fairtrade Premium.

SEBANYAK 36 keluarga atau ahli waris anggota Koperasi Baitul Qiradh (KBQ) Baburrayyan Kabupaten Aceh Tengah yang telah berpulang ke Rahmatullah dalam tahun 2015 ini menerima santunan Dana Abadi Ummat yang berasal dari premium sosial hasil penjualan kopi Fairtrade tahun 2015.

Prosesi penyerahan dana yang bersumber dari premium penjualan kopi sebesar 0,44 cent US $ perkilogramnya itu dilangsungkan di ruang serbaguna KBQ Baburrayyan, Kamis 1 Oktober 2015 dan diwarnai isak tangis karena terharu para penerima.

Ketua KBQ Baburrayyan, Rizwan Husin menyerahkan dana Fairtrade Premium
Ketua KBQ Baburrayyan, Rizwan Husin menyerahkan dana Fairtrade Premium

“Suami saya anggota KBQ Baburrayyan dan berpulang ke Rahmatullah beberapa bulan lalu, saya tidak menyangka musibah kami mendapat perhatian seperti ini,” kata Rafi’ah istri almarhum Sulaiman, warga Rusip Aceh Tengah usai menerima dana tersebut dengan berlinang airmata.

Jumlah yang diterima keluarga anggota koperasi yang ditimpa musibah tersebut terbagi 3 kategori. Jika anggota koperasi yang meninggal berhak menerima Rp. 5 juta dan status keanggotaan dialihkan kepada salah seorang ahli waris.  Jika istri yang meninggal dunia dananya sebesar Rp.4 Juta, sementara bila anak yang semasa hidup masih menjadi tanggungan yang meninggal dunia maka berhak menerima sebesar Rp.3 juta.

Penyaluran Dana Premium Ketiga Kali
Penyaluran dana Abadi Ummat kepada anggotanya ini merupakan yang ketiga kalinya disalurkan oleh Koperasi yang bergerak dalam bisnis ekspor kopi arabika Gayo ini. Dana tersebut berasal dari premium sosial hasil penjualan kopi Fairtrade yang besarnya 0,44 cent US $ perkilogramnya.

“Ini tahun ketiga kita lakukan penyaluran dana abadi dengan penerima para delegasi anggota koperasi, kolektor dan anggota keluarga yang terimpa musibah meninggal dunia,” kata ketua KBQ Baburrayyan Rizwan Husin di ruang kerjanya di Wih Nareh Pegasing, usai penyerahan dana tersebut.

Berbeda dengan tahun 2013 dan 2014 yang diserahkan di lapangan per individu penerima, ungkap Rizwan, tahun 2015 ini hak petani anggota koperasi tersebut diserahkan secara bersamaan di kantor KBQ Baburrayyan.

Dari kesuluruhan dana premium tersebut, sesuai rapat anggota Koperasi sebanyak 25 persen diperuntukkan sebagai dana meningkatkan produksi kopi, bisa dalam pelatihan kapasitas anggota, pembelian bibit hingga pohon pelindung kopi.

Isak tangis ahli waris anggota KBQ Baburrayyan
Isak tangis ahli waris anggota KBQ Baburrayyan

Selanjutnya sebanyak 75 persen, antara lain untuk Dana Abadi Ummat yang bentuknya antara lain untuk ahli waris anggota koperasi yang meninggal dunia sebesar Rp. 5 juta. Jika istri yang meninggal dananya Rp.4 Juta dan anak yang semasa hidup masih menjadi tanggungan sebesar Rp.3 juta.

“Tahun 2015 ini, Dana Abadi Ummat yang disalurkan KBQ Baburrayyan untuk 36 orang anggota yang tertimpa musibah meninggal dunia di Aceh Tengah dan Bener Meriah,” ungkap Rizwan Husin.

Dia juga menyatakan dalam kesempatan tersebut juga disalurkan perolehan Premium untuk para delegasi dan Kolektor dengan total jumlah masing-masing sebesar Rp.250 juta.

“Jumlah uang yang diterima tidak sama per delegasikan perkolektornya, tergantung jumlah anggota yang mendelegasikannya dan kapasitas pembelian yang berhasil dilakukan kolektor,” terang Rizwan sambil menyebut prinsip koperasi diantaranya Demokrasi, Transparansi dan Partisipasi.

KBQ Baburrayyan 50 Terbaik Nasional
Dalam prosesi penyerahan hasil premium tersebut, turut disaksikan perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Maidin Melala yang menjabat sebagai Kabid Koperasi di Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Energei Sumber Daya Mineral Aceh Tengah. Selain itu juga ada Mukim Pegasing, Abdullah.

KBQ-1“Apresiasi kami untuk KBQ Baburrayyan yang kami nilai sudah melakukan fungsi dan tujuan dibentuknya koperasi yakni mensejahterakan anggotanya,” ungkap Maidin Melala.

Dia juga mengungkap jika KBQ Baburrayyan masuk dalam 50 koperasi terbaik di Indonesia dan sebagai termasuk 8 koperasi paling aktif di Aceh Tengah dari ratusan koperasi yang terdaftar di dinasnya.

“Tingkatkan terus kepedulian terhadap anggota karena koperasi itu sifanya milik bersama, jangan cepat terpengaruh bisikan-bisikan tidak baik yang berujung hancurnya koperasi. Perbuatan baik saja dibusukkan apalagi yang tidak baik, saringlah informasi dengan baik sebelum bertindak,” pesan Maidin Melala.

Selanjutnya Mukim Pegasing, Abdullah dalam sambutan yang menggebu-gebu mengimbau anggota dan pengurus KBQ Baburrayan untuk bersyukur dan terus meningkatkan kinerja demi tercapainya tujuan koperasi. “Mari syukuri dan tingkatkan kejayaan koperasi ini,” ajak Mukim Pegasing Abdullah yang juga sebagai kolektor kopi tersebut.[]

Comments

comments