Keber Ari Gayo Sosial Budaya Terbaru

Baitul Mal Bener Meriah Gelar Bimtek Bagi Aparatur Badan Pelaksana

Baitul Mal BMRedelong-LintasGayo.co : Baitul Mal Bener Meriah gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh Aparatur Badan Pelaksana Zakat (Amil Zakat) guna meningkatkan kualitas administrasi, peningkatan penerimaan serta pelayanan zakat pada masyarakat.

Bimtek berlangsung selama dua hari, dan berakhir pada hari ini Kamis 1 Oktober 2015 di Aula Baitul Mal, Bener Meriah. Kepala Baitul Mal, Aceh, Dr. Armiade Musa, MA menjadi pemateri dalam kegitan itu.

Kepala Baitul Mal Bener Meriah Drs. Ramin. T dalam sambutannya mengatakan bahwa pengelolaan zakat di kebupaten Bener Meriah semakin baik, terlebih lagi setelah melaksanakan studi banding ke Malaysia. “Saat ini kami telah membuat dua counter zakat yaitu di lampahan dan pondok baru. Hal ini dapat mempermudah sekaligus mendekatkan jarak antara Muzakki dengan Baitul Mal,” jelasnya.

Ditambahkan, pelaksanaan laporan pengelolaan keuangan serta kelengkapan administrasi Baitul Mal memperoleh prestasi yang cukup membanggakan, tahun lalu memperoleh peringkat kedua dari intansi lain di Bener Meriah.

“Harapan kami, Bimtek ini nantinya selain menambah pengetahuan sekaligus meningkatkan profesionalisme Amil zakat dalam mengelola uang ummat serta menjadi lebih baik serta menambah kredibilitas Baitul Mal sebagai lembaga pengelola zakat,” sambungnya.

Kepadal Baitul Mal Aceh Dr. Armiadi Musa, MA dalam materinya menyampaikan bahwa Baitul Mal Bener Meriah memiliki kelebihan yaitu telah mampu memanajemen administrasi zakat bahkan hingga di tingkat desa. Menurutnya sebagai amil bukanlah pekerjaan sederhana seperti anggapan orang banyak, Hanya “theun Eumpang tok” atau Cuma menunggu orang bayar zakat, padahal lebih dari itu.

“Beruntungnya saat ini pelaksanaan zakat telah dilakukan di jajaran pemerintah namun instansi-instansi lain di luar pemerintah daerah juga harus dilakukan seperti Polda, Pangdam, Kejari dan Kementrian Agama yang berada di luar otoritas pemerintah daerah. Juga pada instansi semi pemerintah seperti BUMN atau BUMD harus pula dijemput zakatnya demikian pula pada perusahaan-perusahaan swasta, sumber zakatnya diperoleh dari karyawan serta perusahaan itu sendiri,” tandasnya.

(Rilis)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *