Keber Ari Ranto Terbaru

Pemuda dari Simeulue Calonkan Diri Jadi Ketua FPMPA

MitroBanda Aceh-LintasGayo.co : Jelang Kongres Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) yang kedua, beberapa calon ketua terus bermunculan, mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon ketua FPMPA yang baru.

Salah satunya berasal dari Mitro Heriansyah yang berasal dari Pulau Simeulue dan juga merupakan salah seorang pengurus di Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa (IPPELMAS) Simeulue.

Menurut pemuda yang masih tercatat sebagai mahasiswa aktif di Universitas Ubudiyah Indonesia itu, ia mencalonkan diri karena ia merasa layak untuk menjadi ketua pada organisasi yang mengayomi seluruh organisasi paguyuban kabupaten/kota se-Aceh itu.

“Sebagai putra Aceh, saya juga merasa layak dan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi ketua FPMPA ini, sama seperti teman-teman yang lain,” ujar Mitro, Jum’at 28 Agustus 2015.

“Terlebih lagi saya berasal dari daerah kepulauan yang masih jauh tertinggal dibanding kabupaten/kota lain di Aceh. Dan saya kira teman-teman di kongres nantinya juga paham maksud saya ini. Oleh karena itu sepantasnyalah memilih dan mendukung saya, supaya saya bisa share issue yang ada di daerah saya khusunya yang masih jauh tertinggal dan issue seluruh Aceh pada umumnya,” tambah pemuda yang aktif di beberapa organisasi itu.

Selain itu, ia juga meyakini bahwa tidak selamanya pembangunan itu hanya berharap dari pemerintah, akan tetapi juga ada peran penting dari pemuda. Karena baginya pemuda adalah aset atau modal pembangunan di masa yang akan datang.

Disaat yang sama, Pemuda berambut gondrong itu juga berharap agar semua pihak bersama-sama dalam menyukseskan kongres II FPMPA yang akan digelar di Asrama Haji, Banda Aceh, 29-30 Agustus 2015 ini.

“Saya berharap agar kita, siapa saja bisa suksesi acara pemuda yang diadakan 3 tahunan ini,” harapnya.

“Dan selama kongres agar berjalan dengan aman dan lancar. Karena FPMPA ini harus menjadi wadah pemersatu dan juga panutan yang baik bagi paguyuban-paguyuban dari seluruh Aceh,” timpal mahasiswa yang pernah menjabat ketua BEM Ubudiyah itu.

Menanggapi persoalan antara PB-IPPEMAS Sabang dengan pengurus FPMPA, Mitro menyarankan agar di kongres nantinya hal itu menjadi agenda pembahasan.

“Saran saya soal IPPEMAS Sabang,seharusnya itu juga menjadi agenda penting untuk di bahas didalam kongres. Mengingat FPMPA ini wadahnya besar dan meliputi seluruh Aceh. Masak ia Sabang tidak dilibatkan dalam kongres?,” ungkapnya.

“Sebagai orang yang sama-sama dari daerah kepulauan di Aceh, saya merasa miris tentang hal ini. Jangan sampai ini mendiskreditkan kita pemuda dari kepulauan. Di Aceh hanya 4 kabupaten/kota yang ada kepulauan, jangan karena kita sudah minoritas lantas kita juga kurang menjadi perhatian,” pungkasnya.

(Ril/Darmawan)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *