Keber Ari Gayo Sosial Budaya Terbaru

Pelatihan Pengkaderan Ulama Bener Meriah di Tutup

PicsArt_1428315183502Redelong-LintasGayo.co : Kepala Dinas Syari’at Islam Bener Meriah Drs.Nasri Lisma mewakili Bupati Bener Meriah, tutup acara pelatihan Pengkaderan Ulama (PKU) yang diadakan MPU Bener Meriah, Senin 6 April 2015.

Acara penutupan PKU tingkat Kabupaten Bener Meriah tersebut dihadiri oleh Ketua MPU Bener Meriah Tgk. Almuzani, Tgk. Husaini Sasa, S.Sy, Prof.DR.H. Muslim Ibrahim, MA, kepala Sekretariat MPU Bener Meriah dan staf lembaga MPU.

Kadis Syari’at Islam Bener Meriah Drs. Nasri Lisma, MM dalam sambutan penutupan pelatihan PKU angkatan I MPU Bener Meriah tersebut mengatakan bahwa seyogyanya Bupati Bener Meriah yang menutup acara tersebut namun karena ada sesuatu dan lain hal , begitu juga wakil bupati sehingga, dirinya yang mewakilinya pada kesempatan ini.

“Kegiatan ini barulah kita masih mengantarkan ke pintu gerbang ulama, karena waktu yang singkat tidak berarti telah membuat para peserta calon ulama sudah berilmu, tentu tidak. Karenanya perlu belajar dan jangan putus asa untuk amar ma’ruf nahi mungkar,” ucapnya.

Selain itu, juga dikatakan guru adalah pahlawan yang berjasa, karenanya guru wajib kita hargai dan hormati. “Guru bukan pahlawan tanpa jasa, malah guru tersebut sangat berjasa bagi kita,” terangnya.

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut Nasri mengingatkan agar para kader ulama dapat menghormati guru ataupun ustadz yang memberikan kita ilmu.

Prof. DR.H. Muslim Ibrahim, MA yang mewakili MPU Aceh dalam arahannya dikesempatan tersebut mengatakan sangat tepat kadis syari’at Islam untuk menutup acara tersebut karena Bupati sangat luas urusannya. Dalam kesempatan tersebut sangat terkesan dengan proaktif seluruh peserta dalam pelatihan tersebut.

Diingatkan Profesor ini, kita harus menghormati para guru atau ustadz yang telah memberikan ilmu, ada 6 syarat perkara ada kepintaran, serius, bersusah payah, ada dana, petunjuk guru/ ustadz dan waktu.

Dikatakan, ilmu sangat penting, karenanya perlu belajar walaupun harus mengorbankan waktu, untuk itu ia sangat yakin dengan peserta pelatihan PKU tersebut semoga kelak dapat berguna bagi kemaslahatan ummat.

Sementara ketua MPU Bener Meriah Tgk.Almuzani dalam iftitahnya sekaligus menutup acara tersebut mengatakan pelatihan tersebut merupakan sebuah proses sebagai menjalankan ibadah karena belajar ilmu, juga muhasabah diri bagaimana kita memahami ilmu-ilmu agama islam.

Dilain sisi, kata Almuzani, menyatakan kondisi dan perkembangan islam sering di sudutkan gerakan radikalisme, karenanya perlu kesabaran dalam memperjuangkan secara Kaffah khususnya di Aceh, untuk itu pelatihan kader bagi penerus ulama sebuah keharusan.

Sedangkan panitia pelaksana yang diwakili Ismail mengatakan selama pelatihan berlangsung semua peserta dalam kondisi prima hingga kegiatan ini selesai selama seminggu dan segenap panitia mengucapkan terimakasih kepada narasumber yang telah memberikan materi selama kegiatan berlangsung, semoga para peserta mempedomani materi yang diajarkan oleh pemateri.

(Rahman)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *