Inilah Gayo Keber Ari Gayo Sosial Budaya Terbaru

Arkeolog Bingung, ada Temuan Baru di Loyang Mendale

Ketut Wiradnyana menunjukkan Keni Gayo yang menyerupai Black Ware yang ditemukan di Loyang Mendale. (LGco : Wein Mutuah)
Ketut Wiradnyana menunjukkan Keni Gayo yang menyerupai Black Ware yang ditemukan di Loyang Mendale. (LGco : Wein Mutuah)

Takengon-LintasGayo.co : Penelitian terhadap situs Loyang Mendale, Kebayakan, Aceh Tengah berlanjut. Peneliti dari Balai Arkeologi Medan, Ketut Wiradnyana mengatakan pihaknya menemukan temuan terbaru adanya gerabah yang dikenal dengan nama Black Ware (salah satu gerabah milik budaya austronesia) di lokasi penelitian yang ditemukan kerangka nenek moyang urang Gayo tersebut.

Ditambahkan, Black Ware tidak terlalu diperbincangkan di Indonesia, melainkan banyak dijumpai di Taiwan dan India.

“Di Indonesia tidak terlalu banyak dibicarakan, karena anggapan budaya autronesia berasal dari Taiwan,” ungkap Ketut.

Yang menarik dari temuan ini, sambungnya lagi, umur Black Ware di Ceruk Mendale ternyata lebih tua dengan apa yang ditemukan di Taiwan dan India.

“Black Ware yang kita temukan di Mendale kisaran umurnya 4000 tahun yang lalu, sedangkan temuan di Taiwan 300 tahun yang lalu dan India 2000 tahu  yang lalu,” kata Ketut.

Dari hasil temuan itu, Ketut mengaku bingung. Pasalnya umur Black Ware Mendale lebih tua.

“Ini yang buat saya bingung, jangan-jangan apa yang dikatakan oleh seorang genetikawan Prof. Stephen Oppenheimer bahwa asal mula budaya austronesia berasal dari kepulauan Indonesia,” demikian Ketut Wiradnyana.

(Darmawan Masri)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *