Keber Ari Gayo Sara Sagi Sosial Budaya Terbaru

Kuda Gayo juga Demam Giok

Kuda nyengir (Doc. Kha A Zaghlul)
Kuda nyengir (Doc. Kha A Zaghlul)

Takengon-LintasGayo.co : Demam batu mulia di Tanoh Gayo ternyata tak hanya merambah ke semua masyarakatnya saja. Tahun 2015, tak sedikit nama-nama kuda Gayo turut ikut meramaikan demam batu mulia jenis akik dan giok.

Hal itu dibuktikan dari data yang diterima LintasGayo.co, dari nama-nama kuda Gayo yang ikut berpacu pada pacuan kuda tradisional Gayo dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-438 Kota Takengon, di Lapangan H. M. Hasan Gayo, Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah. (Baca : Ini Nama Kuda yang akan Berlaga Besok, Selasa 24 Maret 2015 di Blang Bebangka).

Dari data tersebut ada kuda dengan nama Giwang Gayo dengan pemilik A. Rizki mewakili Kabupaten Bener Meriah yang turun pada kelas B/Muda, ada juga nama Cempaka Gayo (Batu Cempaka : Red) dengan pemilik Aridayani mewakili Kabupaten Gayo Lues yang turun dikelas B/Muda. Nama Cempaka Red (Cempaka Merah : Red) dijadikan nama kuda oleh pemilik yang juga Bupati Bener Meriah, Ruslan Abdul Gani, yang akan turun di kelas A/Muda Biasa. 

Ada juga nama jenis batu giok, “Black Jade” yang dijadian nama kuda yang turun dikelas A/Muda Biasa dengan pemilik Bukhrari, S.Sos mewakili Kabupaten Aceh Tengah.

Penitia tim teknis pacuan, Anugrah Fitradi, kepada LintasGayo.co, Selasa 24 Maret 2014 dini hari membenarkan ada nama-nam kuda pada pacuan tahun ini yang memakai nama batu mulia.

“Ya, tahun ini ada beberapa ekor kuda pacu Gayo pakai nama atau istilah batu mulia, tahun lalu tidak ada,” sebut Fitra.

(Darmawan Masri)

Comments

comments