Ekonomi Keber Ari Gayo Pemerintahan Terbaru

Bupati Bener Meriah Minta Pusat Promosi Kerajinan Daerah Difungsikan

RSRedelong-LintasGayo.co : Bupati Bener Meriah Ir. Ruslan Abdul Gani, meminta agar pihak pengelola Gedung Pusat Promosi Kerajinan Daerah (GPIKD) segera untuk difungsikan, begitu juga Gedung Sistim Resi Gudang (SGR) dan Pusat Pasar Tradisional Gajah Putih.

Hal tersebut ditegaskan Ruslan Abdul Gani, ketika meresmikan beberapa bangunan tersebut, di halaman GPPKD Pante Raya, baru-baru ini.

Disebutkan, bangunan yang telah siap untuk ditempati dan difungsikan tersebut diharapkan dapat memberikan konstribusi pada dunia usaha yang ada di daerah guna meningkatkan pendapatan masyarakat Bener Meriah.

Selain sebagai pusat informasi kerajinan, gedung ini akan menjadi pusat promosi dengan demikian para pengrajin kita di daerah ini dapat memanfaatkan gedung ini sebagai tempat meninipkan contoh prodak mereka, sehingga adanya tawar menawar hingga ketransaksi.

“Selain menempatkan contoh produk, para pengusaha kecil atau pengrajin diharapkan memberikan alamat usaha dan kontak person, sehingga mudah untuk dihubungi apabila ada peminat atau calon konsumen, ini juga salah satu upaya untuk menstabilkan harga,” kata Ruslan.

Selama ini, jelas Bupati Bener Meriah itu,  kita sering mendengar keluha dari para petani maupun pengusaha bahwa adanya ketidak stabilan harga kopi, karena harga kopi ini sangat ditentukan dengan nilai tukar dolar Amerika. ”Dengan adanya Sistem Resi Gudang ini nantinya akan menjawab keluhan para petani tersebut,” jelasnya

Segera Pungsikan Pasar Gajah Putih

Dalam kesempatan tersebut  Ruslan, juga mengharapkan kepada instansi terkait agar segera mengaktifkan dan memfungsikan pasar Tradisional Gajah Putih yang juga telah rampung dibangun .

Dijelaskannya,  pasar merupakan tempat terjadinya trasaksi antara penjual dan pembeli, karena kondisi pasar yang kurang resprentative tentu akan berpengaruh pada proses transaksi tersebut,

“Mengenai hal ini pemerintah akan terus secara bertahap melengkapi kebutuhan sarana prasarana pasar sehingga menjadi tempat yang layak, aman dan nyaman untuk transaksi jual beli,” kata Ruslan.

Pemerintah, akan terus mempertahankan pasar tradisional ini, karena selain daya beli masyarakat terjangkau juga untuk mendapatkan barang yang segar seperti sayur mayur juga akan menjadi peluang bagi masyarakat sekitar untuk berusaha terhadap kebutuhan pasar tersebut, selain itu di pasa juga merupakan ajang silaturrahim antar masyarakat secara tidak langsung.

(Man)

Comments

comments