Keber Ari Ranto Terbaru

Danpuspomad Sumpah Perwira Pomdam IM

SumpahBanda Aceh-LintasGayo.co : Penyumpahan penyidik merupakan persyaratan formal yang harus dilakukan sesuai pasal 69 ayat 1 Undang-undang nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer, sebagaimana yang dimaksud Penyidik antara lain adalah, Pejabat Polisi Militer tertentu yang mendapat pelimpahan wewenang dari Panglima TNI, selaku Ankum tertinggi untuk melakukan penyidikan terhadap tindak pidana yang dilakukan prajurit, persyaratan pengangkatan dan pemberhentian penyidik disyahkan dengan Keputusan Panglima TNI, yang selanjutnya selaku Danpuspom ditunjuk untuk melaksanakan penyumpahan kepada Perwira penyidik dijajaran Pomdam IM, guna memenuhi ketentuan Undang-undang sebagai keabsahan selaku penyidik, dengan demikian kedudukan sebagai penyidik merupakan bagian dari Criminal Justice System yang intinya membuat terangnya suatu perkara sampai dengan ditemukannya tersangka, untuk ditindak lanjuti oleh pihak yang berwenang guna penyelesaian lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayor Jendral TNI Unggul K Yudoyono saat pimpin upacara pengambilan sumpah Perwira Penyidik Pomdam Iskandar Muda di Aula Pomdam Iskandar Muda, Senin (10/ 02/15).

Lanjut  Danpuspomad, sumpah yang sudah diucapkan tersebut  hendaknya tidak hanya sekedar untuk memenuhi  persyaratan  formal  belaka tetapi hendaknya diaplikasikan dalam pelaksanaan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, oleh karenanya jadikan jabatan penyidik sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan dilandasi rasa keadilan, kejujuran dan kebenaran sebagaimana yang terkandung didalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Panca Dharma Corps Polisi Militer. Kepada para penyidik yang baru disumpah, agar menguasai piranti lunak dibidang penyidikan serta perundang-undangan yang berlaku agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat mewujudkan kepastian hukum dan tercapainya penegakkan supremasi hukum yang menjadi tuntutan masyarakat, tumbuh, kembangkan kepedulian keikhlasan dan ketulusan sebagai penyidik, melalui kepekaan, kecermatan dan ketelitian baik taktik, tehnik maupun administrasi penyidikan sehingga mampu mempertanggung jawabkan tugas-tugas secara profesiaonal dan proporsional.

Acara penyumpahan sebagai penyidik yang akan menentukan arah proses penegakkan hukum, harus memiliki integritas moral yang baik dan handal dengan tidak meninggalkan ketentuan yang diatur dalam hukum formil maupun hukum materil sebagai acuan dalam penegakkan hukum, disamping itu juga sejauh mungkin agar memperhatikan kepentingan masyarakat, azas kepentingan individu dan azas kepentingan hukum, demikian peran selaku penyidik sangat menentukan, yang membutuhkan dedikasi dan pengabdian tanpa pamrih, sehingga hasilnya mampu memberikan kontribusi yang baik dan membanggakan bagi tercapainya tugas-tugas TNI AD, selaku penyidik harus mampu membuktikan dan mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks mengingat kasus-kasus yang terjadi saat ini menunjukan kualitas yang cukup tinggi sehingga memerlukan kemampuan yang seimbang, agar dapat menyelesaikan perkara pada waktu yang relatif cepat, tepat dan benar. Demikian Mayjen Unggul. (SP)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *