Hukum Keber Ari Gayo Pendidikan Terbaru

Bangunan Taman Bacaan Diusul di Desa Porang Realisasinya di Penampaan

Kepala Arsip dan Perpustakaan kabupaten Gayo Lues, Abd. Majid,S.Pd
Kepala Arsip dan Perpustakaan kabupaten Gayo Lues, Abd. Majid,S.Pd

Blangkejeren-LintasGayo.co : Pembangunan satu unit gedung Taman Bacaan Masyarakat Kampung di Kabupaten Gayo Lues di duga bermasalah karena tidak dilengkapi dokumen sesuai aturan. Bangunan yang seharusnya berada di desa Porang dipindahkan ke desa Penampaan Uken yang berlokasi di depan komplek kuburan Jeret Jagut.

Proyek yang didanai APBA tahun 2014 itu tercatat dikerjakan oleh CV.Yolanda dengan anggaran Rp 268.951.000, proses pengerjaan dimulai pada tanggal 14 April 2014 dengan batas akhir pengerjaan tanggal 16 Juni 2014.

Dari informasi yang dihimpun LintasGayo.co, seharusnya jika dalam kontrak pekerjaan akan dibangun di lokasi A, maka pekerjaan itu harus dibangun di lokasi A tersebut, jika dipindahkan ke lokasi B, maka Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) harus mengusulkan adendum saat perubahan anggaran.

“Lokasi pembangunan Proyek baru bisa dipindahkan kalau sudah disetujui anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), mana bisa seenaknya memindahkan pekerjaan yang didanai oleh Pemerintah,” kata salah seorang sumber LintasGayo.co yang tidak ingin disebut namanya di Blangkejeren.

Sumber tersebut menimpali, pernah terjadi pemindahan proyek air bersih dari daerah Rigep ke Kecamatan Terangun, dan pelakunya akhirnya masuk bui.

Terpisah, Kepala Arsip dan Perpustakaan Gayo Lues Abd. Majid S.Pd yang dikonfirmasi Senin (26/1) mengakui dalam kontrak pekerjaan memang tertera Pembangunan Gedung Taman Bacaan Masyarakat Kampung Porang, tetapi pembangunannya direalisasikan di desa Penampaan Uken.

“Anggaranya dari APBA, memang tidak kami lakukan adendum, yang pentingkan pekerjaannya ada, mungkin saja pihak pengusul salah mencantumkan nama kampung saat pengusulan,” kata Abd, Majid.

Menurut sepengetahuan kepala Arsip dan Perpustakaan tersebut, tidak masalah jika pembangunan yang seharusnya di Desa Porang tetapi di bangun di Desa Penampaan, dan hal itu tidak menyalahi aturan perundang-undangan. “Sejauh ini saya rasa tidak masalah,” pungkas Kepala Arsip dan Perpustakaan Gayo Lues Abd. Majid S Pd. (Anuar Syahadat | Kh)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *