Free songs
Home / Keber Ari Gayo / Seminar Pemersatu Gayo

Seminar Pemersatu Gayo


Catatan Win Wan Nur

Arkeolog Ketut Wiradnyana

Arkeolog Ketut Wiradnyana

SEBELUM ini, akibat dari berbagai alasan. Terutama kendala transportasi, interaksi antar kelompok masyarakat Gayo yang terpisah oleh hambatan geografis  bisa dikatakan sangat minim.

Sebagai gambaran, sampai  dekade 80-an. Hampir tidak ada penduduk Gayo Lut yang pernah menjejakkan kaki di Gayo Lues. Sebab akses transportasi dari Takengen ke Gayo Lues memang sulit. Bis umum hanya melayani penumpang sampai ke Lumut. Selebihnya, kalau ingin melanjutkan perjalanan ke Gayo Lues, kita terpaksa harus melanjutkan dengan berjalan kaki.

Ketika Gayo Lues masih merupakan bagian dari Kabupaten Aceh Tengah, warga Gayo Lut masih lumayan sering berinteraksi. Sebab banyak pemuda Gayo Lues yang bersekolah di Takengen.

Tapi ini tidak terjadi dengan warga Gayo Serbejadi dan Gayo Kalul, yang secara administrasi. Pada saat itu bergabung dengan Aceh Timur.

Bagi warga Gayo Lut, keberadaan saudara-saudaranya di Serbejadi dan Kalul nyaris seperti dongeng. Ceritanya di dengar tapi dengan orangnya tidak pernah ketemu.

Di Bulan November tahun 2014 ini. Sejarah tercipta,  untuk pertama kalinya dalam sejarah modern Gayo. Masyarakat Gayo dari seluruh wilayah Gayo bertemu di Blangkejeren,  dalam sebuah seminar yang diberi titel “ Asal Usul/Budaya Gayo”  yang merupakan satu forum yang dimaksudkan untuk membicarakan Gayo bersama segala masalah dan harapan Gayo untuk masa mendatang.

Tak pelak pertemuan ini mengundang haru, saling peluk terjadi antara urang Gayo yang berasal dari berbagai wilayah. Terutama ketika kami dari Lut bertemu dengan saudara-saudara Gayo dari Serbejadi dan Kalul, yang selama hidup baru kali ini ditemui.

Antusiasme silaturahmi terlihat sangat kentara, rasa rindu untuk bertemu saudara yang sudah terpisah lama serasa terpuaskan. Saling menceritakan kisah masing-masing menjadi pemandangan umum dalam setiap sesi istirahat.

Banyak kisah di Gayo, seperti kisah Genali atau Gajah Putih yang selama ini hanya kita dengar dari satu versi. Dalam pertemuan ini, semua terbuka, ternyata tiap wilayah Gayo mempunyai beberapa versi mereka sendiri.

Tapi menariknya, ketika berbicara bahwa Gayo berasal dari Linge, warga Gayo, entah itu Lut, Deret, Gayo Lues, Serbejadi sampai  Kalul semua sepakat mengakui.[]

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top