Keber Ari Gayo Sosial Budaya Terbaru

Tradisi ‘Munik ni Reje’ digelar di Gegerung Bener Meriah

Penyambutan bupati dan wakil bupati Bener Meriah di Kampung Gegerung kecamatan Weh Pesam. (LGco_ist)
Penyambutan bupati dan wakil bupati Bener Meriah di Kampung Gegerung kecamatan Weh Pesam. (LGco_ist)

Sembari meresmikan pembangunan 7 ( tujuh) kantor kepala Kampung Program  Pembangunan Kampung Belangi (P2KB), Reje (Bupati-red) dan Bedel (Wakil Bupati) Bener Meriah serta beberapa perwakilan anggota Forkopimda setempat juga menyaksikan tradisi adat Gayo Munik ni Reje Kampung Gegerung kecamatan Weh Pesam, Selasa 11 November 2014 lalu di Gegerung.

Selain pejabat teras Bener Meriah, hadir juga  ketua dan Pengurus Masyarakat Adat Gayo (MAG), Sekretaris Daerah, para staf ahli, para asisten, kepala SKPK, Badan dan Kantor, para Camat, unsur Muspika Kecamatan Bukit, perwakilan masing-masing kampung se-Bener Meriah serta masyarakat Kampung Gegerung.
Prosesi Munik Ni Reje, dilakukan oleh ketua MAG Bener Meriah M, Jafar serta amanat disampaikan kepada Reje yang dilantik oleh pemangku adat setempat dengan harapan Reje dapat berlaku Musukut Sifet, Mutungkel Imen dan melindungi rakyatnya dari berbagai sudut kehidupan utamanya menjalankan tradisi adat setempat.
Sementara Reje Bener Meriah Ir. Ruslan Abdul Gani, DiplSE, dalam sambutannya mengatakan peresmian pembangunan Kantor Kepala Kampung program P2KB tahun2014 merupakan salah satu kegiatan pemerintah daerah dilaksanakan secara swakelola yang dikerjakan oleh kelompok masyarakat setempat dan  dikoordinir oleh masing-masing camat di wilayah tersebut.
Hal ini dilakukan selain untuk memberdayakan para camat dalam arti mendekatkan pelayanan kepada masyarakat juga melakukan program pemerataan pembangunan.
“Alhamdulillah tahun 2014 ini melalui P2KB Bener Meriah telah mampu membangun 80 persen kantor kepala kampung, selebihnya selain sudah dibangun juga ada kampung yang belum memiliki lokasi tempat dibangunnya kantor tersebut, mudah-mudahan kedepan melalui program presiden Jokowi  di tahun 2015, akan ter-cover semua desa,“ ucap Ruslan.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk perwujudan program P2KB tahun 2014 ini, memberikan penghargaan kepada Camat Weh Pesam dan aparat kampungnya karena telah sedikit lebih cepat melaksanakan pembangunan secara fisik telah hampir selesai dan untuk kesempatan ini ada tujuh kantor Kepala Kampung maupun sarana prasarana (sanpras)nya telah siap untuk dipergunakan atau dimanfaatkan.
Dengan terbangunnya unit pelayanan masyarakat di  setiap kampung, lanjut Ruslan, pada tahun 2015 mendatang kita berharap pelayanan masyarakat di kampung tidak terkendala dan harus melompat ke kecamatan maupun ke kabupaten.
“Kita berharap seluruh kepala kampung maupun Banta (Sekretaris Desa) kampung telah bekerja di ruangan kantor desa,” pinta Ruslan.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Bener Meriah ini juga memberikan apresiasi atas diberlakukannya adat dan budaya Gayo dalam acara munik ni reje, ini merupakan awal kembalinya sejarah Gayo.
“Kita mulai dari lingkungan terkecil hingga tradisi ini akan menjadi sebuah kebiasaan yang akan dilaksanakan oleh generasi mendatang,” katanya.
Camat Weh Pesam Mawardi, S. Ag, dalam laporannya mengatakan ucapan terima kasih kepada Bupati Bener Meriah dan jajarannya serta ketua dan anggota DPRK Bener Meriah yang telah memprogramkan P2KB didaerah setempat.
Melalui program ini, ucap Mawardi, telah membuat phenomena baru dalam masyarakat dimana tidak ada warga yang tidak kenal dengan istilah Kampung Belangi, mudah-mudahan program ini terus berlanjut sehingga pemerataan pembangunan dirasakan oleh masyarakat, bil khusus di kecamatan Wih Pesam.
Disebutkannya seyogyanya pada kesempatan tersebut ada 13 kantor desa yang telah siap diresmikan namun yang siap dipergunakan hanya tujuh unit bangunan sehingga kepada kampung ini terlebih dahulu kita minta kepada Bupati untuk meresmikannya. (Baca: Pemkab Bener Meriah gelar acara Munik Ni Reje) sementara sisanya menyusul.
Ditambahkan Mawardi, melalui P2KB diwilayahnya tersebut ada 24 unit kantor Desa yang di bangun sementara sisanya tiga kampung lagi dua telah dibangun sementara satu lagi belum memiliki lokasi pembangunannya.
Usai meresmikan kantor kepala Kampung Gegerung Bupati dan Wakil Bupati serta robongan juga melakukan gunting pita di enam kantor kepala kampung dalam wilayah kecamatan Wih Pesam. (Par)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *