Free songs
Home / Inilah Gayo / Nabila “Beru Gayo beraura penulis besar”

Nabila “Beru Gayo beraura penulis besar”


nabila2Kha A Zaghlul

Gerakan jari tangannya lincah menari di atas keyboard laptop. Tanpa selembar kertas catatan pun ada di sampingnya, ia terus saja menulis; mengalirkan ide, pikiran, dan khayalannya ke dalam laptop tua ama-nya.

Sesekali ia berhenti, memandang ke kejauhan, dengan tangan kiri menutup mulut dan bibir atasnya, sikunya bertopang ke meja. Mencari inspirasi. Ya, itulah kegiatan  yang sangat disukai Nabila Ulamy Alya’ “menulis”.

Beru kelahiran Tanoh Gayo tahun 1999 ini memang telah doyan menulis sejak kelas 1 SD. Sejak itu, menulis bagi gadis sulubere ini menjadi sebuah kebutuhan. Ia akan menulis apa saja yang menarik perhatiannya. Kegiatan harian, petualangan bersama teman-temannya, ide-ide yang sering melayang di dalam kepalanya, sampai pada tingkah polah adik-adiknya di rumah. Semuanya ia tuangkan dalam diary. Pada saat lapang, ia menyalin catatan harian itu ke dalam komputer.

”Novelku yang sudah terbit ada enam, satu lagi sedang dalam proses terbit di Bandung. Insya Allah dalam dua bulan ini sudah ada di toko-toko buku,” ujar gadis sawo matang ini promosi.

Bukan cuma itu, cerpen-cerpen Nabila  sudah sering masuk ke rubrik budaya koran Aceh dan LintasGayo. Berkat karya-karyanya ini, Nabila dikenal sebagai  penulis cilik Aceh yang paling produktif. Bahkan, sampai saat ini, dia menjadi satu-satunya penulis perempuan cilik di Aceh.

Kegiatan menulis novel dan cerpen ini tidak membuat kegiatan sekolah Nabila terbengkalai. Bahkan, rajin menulis sangat membantu kegiatan sekolah.

“Nabila pernah meraih juara umum dua kali selama belajar di Dayah Oemar Diyan,” akunya bangga. Alhamdulillah, tahun ini Nabila sudah mendapat tiket menjadi siswa baru di SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh. Ia bertekad, walaupun kegiatan belajar salah satu sekolah terfavorit di Banda Aceh itu terkenal sangat menguras tenaga dan waktu, tetapi Nabila tetap akan menulis  karena menulis baginya adalah sebuah vitamin yang sangat dibutuhkan jiwa.

Kata-kata itu bukan hanya ungkapan motivator atau isapan jempol belaka. Alumnus Dayah Modern Tgk. Chiek Oemar Diyan Indrapuri ini telah membuktikannya.

Sampai saat ini ia sudah menulis enam buah novel yang diterbitkan penerbit nasional dan beredar di seluruh Indonesia yaitu The Happy Party (Bandung: Dar!Mizan 2011), Tawa Annisa (Bandung: Dar!Mizan 2011), I Can Fly (Bandung: Dar! Mizan 2012),  Lost in The Mirror (Jakarta: Noura, 2012), Kupu-kupu Misterius (Bandung: Dar! Mizan 2012), dan Sorry My Friends (Jakarta: Noura, 2013).  Waw…..

Ketika ditanya resep dapat menulis buku sebanyak itu,  anggota FLP (Forum Lingkar Pena) Aceh ini mengaku ada tiga langkah. Pertama, menulis; kedua, menulis, dan, ketiga, menulis…. Ya, kegiatan menulis tidak akan pernah berhasil kalau tidak langsung praktik setiap hari.

“Selain itu, kita harus selalu rajin membaca karya orang. Bagaimana mungkin tulisan kita mau dibaca orang kalau kita sendiri tidak pernah membaca tulisan orang,” kata Nabila.

Beberu penggemar karya Tere Liye dan Andrea Hirata ini mengaku, kita harus berani menunjukkan setiap tulisan kita kepada orang lain, agar mendapat kritikan perbaikan.

Nabila sendiri sering menunjukkan karya-karyanya kepada guru dan orangtuanya. Tentu saja, ama-nya, Ali Abubakar dan ine-nya, Ihda Mulyani, adalah motivator utama Nabila untuk bisa jadi penulis. Itulah resep rahasia  menulis ala Nabila; amat sederhana, sesederhana orangnya.

Nabila benar, menjadi penulis memang tidak bisa instan; harus banyak membaca dan sering latihan. Guru dan dan orangtua sangat berperan dan memotivasi anak untuk terbiasa menulis. Dengan begitu, kita akan mewarisi aura para ulama dan ilmuan. Semua karya dan penemuan mereka sampai kepada kita melalui tulisan. Bahkan, Al Qur’an dan semua kitab suci sampai kepada kita karena jasa para penulis. Ali bin Abi Talib pernah berkata: “Ilmu itu ibarat binatang liar, ikatlah ia dengan menulis.” Dengan menulis, kita akan abadi.[]

(Tulisan ini sudah terbit di Tabloid LintasGAYO edisi 12, bulan uli 2014)

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top