Opini Tafakkur Terbaru

Renungan Akhir Ramadhan

Drs. Jamhuri Ungel,MA

Kalaulah kalian semua tau apa hikmah yang terkandung dalam bulan ramadhan niscaya kamu akan minta sepanjang tahun menjadi bulan ramadhan (hadis).

Hadis ini memberi makna sangat luas dan dalam bila dipahami secara benar, betapa tidak kebanyakan kita merasa bahwa satu bulan saja berpuasa sangat berat dan menderita. Kami sering katakan kepada jamaah apakah jamaah mau menjadi hidup kaya semua mereka menjawab mau, apakah jamaah mau hidup dengan ibadah yang selalu meningkan jamaah juga menjawab mau.

Terakhir juga kami tanyakan apakah kita para jamaah ini mau hidup rukun dalam keluarga, tidak ada yang menjawab tidak mau. Karena itu kita harus mengambil hikmah yang terkandung dalam ayat dan hadis tentang puasa.

Selama bulan puasa kita sanggup memenuhi kebutuhan kita baik untuk berbuka atau sahur, bila anak-anak minta bukaan apa saja yang mereka mau semua orang tua berusaha membelinya, hampir tidak ada orang tua yang mengatakan tidak ada uang untuk membeli bukaan, demikian juga ketika anak meminta ikan atau makanan lain. Semua orang tua menjawab akan dibeli asal puasanya tidak bolong. Untuk itu bagaimana bila sepanajang tahun menjadi bulan ramadhan, kita yakin semua orang akan menjadi kaya.

Dalam bulan puasa semua orang tua berusaha meningkatkan kualitas hidup dalam segala aspek termasuk ibadah, mereka yang selama di luar bulan ramadhan kurang beribadah tetapi di dalam bulan ramadhan menjadi rajin beribadah, mereka yang selama ini tidak pernah shalat sunat menjadi pernah shalat sunat.

Kalau kita mau menjadikan semua bulan menjadi bulan ramadhan tentu disemua bulan akan banyak orang yang rajin shalat dan semakin banyak orang yang melaksanakan shalat sunat.
Allah menjadikan kewajiban puasa untuk semua orang yang beriman baik laki-laki maupun perempuan, menjadi isyarat kepada kita bahwa puasa akan berjalan lancar apabila semua orang berpuasa dan tidak ada yang tidak berpuasa kecuali mereka yang memiliki larangan syar’i. Kalaupun Allah tidak menjadikan semua bulan menjadi bulan puasa, kita berharap agar semua kita menjadikan ramadhan sebagai cermin untik 11 bulan yang lainnya.

Artinya diluar bulan ramadhan semua orang harus mampu memenuhi kebutuhan hidup secara baik sebagaimana pada bulan ramadhan, shalat menjadi lebih baik sebagaimana di bulan ramadhan. Kebersamaan dalam keluarga harus selalu terbina dengan standar kebersamaan dalam bulan ramadhan (sama-sama lapar dan juga sama-sama kenyang), dan ketika di luar belan ramadhan bisa menjadikan puasa-puasa sunat sebagai alat untuk menuju kebersamaan dalam keluarga, artinya nimbinglah para isteri untuk mengqadha puasa dengan cara suami selalu melaksanakan puasa sunat.

Dengan mengamalkan hal-hal seperti disebutkan maka jadilah harapan Nabi bahwa sepanjang tahun akan menjadi pantulan cermin ramadhan. []

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *