Sastra Terbaru

Merebut Harga

[Puisi]  Win Akustia

 

Merebut Harga

Tawarkan saja belati
dari pada kau lukisi bayanganku
dengan seribu lebah menyengat

Jangan beri aku aksara
kalau kata tak mau bicara
jangan pula beri angka
kalau luka menambah harga
jangan beri jalan
kalau akhirnya diterkam sesat

Harga ditinggalkan merebu
bila harus kenakan busana mengusik mata
sementara kau tebar jala dan bius para sukma

Tawarkan saja belati
atau kita bertelanjang
mencari jalan
merebut harga

Win Akustia (Custom)Win Akustia adalah salah seorang penyair yang produktif pada tahun 1980-an. Dua buku kumpulan puisinya telah diterbitkan dalam bentuk sederhana pada tahun 1984 dan 1986. Karya lainnya terangkum dalam sejumlah antologi bersama. Ia lahir pada 2 Juni 1960 dan alumni Fakultas Geografi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Puisi di atas dipetik dari buku antologi tunggalnya yang bertajuk “Nyanyian Patung” yang terbit pada tahun 1986 oleh Ritus Seni. [SY]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *