Jurnalis Warga Terbaru

Surat Terbuka dan Tuntutan Mahasiswa STAIN Gajah Putih

Surat Terbuka dan Tuntutan
Mahasiswa STAIN Gajah Putih Takengon
dalam Aksi tanggal 18 dan 19 Juni 2014

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Gajah Putih Takengon Aceh Tengah merupakan Lembaga yang memiliki tugas melaksanakan program pendidikan akademik secara profesional, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dibidang ilmu pengetahuan agama Islam sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, sebagaimana yang  tercantum dalam peraturan Menteri Agama Republik Indonesia No. 16 Tahun 2012 tentang organisasi dan tata kerja STAIN Gajah Putih Takengon.

Dalam menjalankan wewenang kelembagaan adalah pimpinan yang akan bertanggung jawab untuk dapat mewujudkan visi, misi dan perencanaan program yang dilaksanakan. Pelaksanaan konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan hal yang mendasar yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Pelaksanaan pembelajaran atau pendidikan, banyak hal yang harus dibenahi, apalagi status STAIN Gajah Putih yang sebelumnya berada di bawah Yayasan Gajah Putih, dan sejak tanggal 25 April 2012 status STAIN Gajah Putih telah beralih status menjadi negeri yang berada di bawah naungan Kementrian Agama RI. Melalui Peraturan Presiden Indonesia No. 50 Tahun 2012 tentang pendirian STAIN Gajah Putih Takengon Aceh Tengah.

Secara akademik meningkatkan potensi adalah fokus utama dalam suatu lembaga perguruan tinggi yang di lakukan terhadap seluruh mahasiswa/i dalam hal ini adalah mahasiswa STAIN Gajah Putih Takengon. Ada beberapa faktor sangat penting dalam pelaksanaannya, di antaranya adalah sarana prasarana belajar bagi mahasiswa yang sampai saat ini masih sangat jauh dari standar. Hal tersebut tentu sudah ada anggaran yang diberikan terhadap lembaga untuk dapat membenahi atau mewujudkannya. Begitu juga halnya dengan sarana pendukung lainnya.

Anggaran atau biaya  merupakan salah satu penggerak roda untuk dapat berjalan demi mencapai tujuan yang telah diharapkan bersama sebagaimana yang telah ditentukan dari  Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari pusat yang diberikan kepada STAIN Gajah Putih Takengon untuk dapat melaksanakannya.

Satu tahun sudah anggaran dari negara yang diberikan kepada STAIN Gajah Putih Takengon, yang telak diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 70 Tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, Peraturan Mentri Keuangan R.I No 37/ PMK. 02/2012 tentang standar biaya tahun anggaran 2013, Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 190/ PMK. 05/2012 tentang tata cara pembayaran dalam rangka pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Beranjak dari segara peraturan-peraturan yang berlaku, maka Keluarga Besar Mahasiswa STAIN Gajah Putih Takengon Aceh Tengah, menyampaikan aspirasi terbuka terhadap pimpinan STAIN Gajah Putih Takengon Aceh Tengah dalam hal pengelolaan dana anggaran sejak awal pemberian Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada STAIN Gajah Putih Takengon.

Satu tahun sudah berlalu 2013-2014, tak ada juga kejelasan mengenai pembangunan sarana yang sampai saat ini masih tetap dalam kondisi sebelumnya, banyak kegiatan mahasiswa yang tak diberikan anggaran yang menyangkut mengenai pengelolaan dana secara mandiri oleh mahasiswa, dalam hal ini adalah Dewan Eksikutif Mahasiswa yang menjadi pimpinan lembaga organisasi yang berada ditingkat Jurusan maupun Program Study.

Ada hal yang sangat memprihatinkan belakangan ini, ketika mahasiswa membuat program kerja, tapi tidak didukung baik secara moral maupun materi dari pihak yang terkait. Sehingga mahasiswa terlihat vakum seperti tak memiliki inisiatif untuk bisa mengembangkan potensi diri maupun membawa nama baik STAIN Gajah Putih Takengon, seperti hal nya mahasiswa STAIN yang berinisiatif untuk melakukan Study Banding yang tak juga mendapat dukungan yang berakhir pada pengorbanan pribadi walaupun kegitan terlaksana di UIN Ar Raniry Banda Aceh. Itu hanya contoh dukungan yang selama ini diberikan pimpinan STAIN Gajah Putih Takengon terhadap mahasiswanya yang ingin mengembangkan potensinya dan membawa nama baik STAIN Gajah Putih Takengon.

Anggaran/biaya yang ada mengapa tidak digunakan untuk semestinya, yaitu untuk mewujudkan cita-cita kita bersama, maka pimpinan STAIN harus bertanggung jawab dalam hal ini, serta diterapkan transparansi anggaran kepada seluruh pihak (Civitas Akademika STAIN Gajah Putih Takengon). Apa salahnya jika seluruh komponen, pimpinan, dosen, mahasiswa bersatu untuk mewujudkan kualitas STAIN yang lebih baik.

Maka dengan dasar pemikiran di atas, kami selaku Keluarga Besar Mahasiswa STAIN Gajah Putih Takengon menyampaikan aspirasi terbuka dan menuntut:

  1. Agar pihak lembaga memberikan kemandirian dalam pengelolaan kegiatan kemahasiswaan kepada mahasiswa secara mutlak tanpa campur tangan dari pihak kampus.
  2. Meminta setiap yang dilakukan pihak lembaga harus sesuai dengan kelender akademik .
  3. Harus mendukung setiap kegiatan yang dilakukan mahasiswa STAIN Gajah Putih secara moril maupun materil.
  4.  Meminta kepada pihak lembaga untuk menyerahkan data kongkrit anggaran 2013/2014.
  5.  Meminta kepada Ketua STAIN Gajah Putih agar dapat memfungsikan seluruh struktur sesuai dengan bidangnya.

Takengon 19 Juni 2014
Atas Nama Keluarga Besar Mahasiswa Gajah Putih Takengon

dto

Hasbi Yamin

Comments

comments