Keber Ari Ranto Sosok Terbaru

Andi Masyhuri, Wiraswasta Muda asal Gayo di Negeri Jiran

Andi Masyhuri
Andi Masyhuri

KESERIUSAN mewujudkan cita-citanya sebagai pengusaha nampaknya bukan sekedar isapan jempol belaka. Pria berdarah Gayo kelahiran 03 Juni 1991 ini memang sudah menunjukkan kemandiriannya. Pengalamannya merantau di negeri seberang yakni Filipina dan Malaysia membuat dia semakin lihai mengembangkan usahanya. Tidak tanggung-tanggung, dengan usianya yang masih berumur 23 tahun, dia sudah mampu mendapatkan penghasilan hingga Rp.15.000.000 lebih perbulan. Tentunya ini merupakan prestasi yang luar biasa untuk setingkat umurnya sekarang.

Dialah Andi Masyhuri, anak ke dua dari dua bersaudara setelah Abangnya Arbi Hadi yakni dari pasangan Ayahnya Zulkarnain dengan Ibunya Ainun ini memang sejak kecil dilingkungannya dikenal sebagai sosok anak yang cerdas dan mandiri. Segudang prestasi yang dia raih dalam bidang pendidikan dan agama membuat Andi sapaan akrab pria berkulit putih ini semakin dikenal dilingkungannya Kota Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.

Sejak masuk di dunia pendidikan di SD 4 Blangkejeren, mulai dari kelas satu hingga tamat Andi selalu berhasil meraih juara kelas. Karena itu Andi selalu diminta untuk mewakili sekolahnya dalam berbagai perlombaan antar sekolah di Gayo Lues. Andi juga kerap menjadi juara, salah satunya Andi pernah menjadi Imam terbaik dalam perlombaan Imam antar tempat pengajian tingkat SD se Kota Gayo Lues.

Sosoknya semakin dikenal ketika dia duduk di SMP N I Blangkejeren. Meskipun Andi berstatus sebagai siswa baru karena sebelumnya Andi sekolah di Medan. Akibat kondisi kesehatan, Andi dipindah sekolahkan ke Gayo Lues. Berdasarkan pengakuan salah satu teman kelasnya, Andi menjadi sangat cepat dikenal setelah Andi diminta untuk membaca do’a dalam acara upacara bendera,”Saat itu kami satu kelas. Saya sendiri berperan membawa bendera. Saya sangat ingat banyak guru yang terkagum-kagum dengan lantunan doa yang dibaca Andi,” terang Win yang mengaku teman sekelas Andi saat duduk di kelas 2 SMP N I Blangkejeren. Setelah itu, Andi semakin dikenal karena Andi selalu berhasil menjadi juara umum hingga duduk dikelas 3.

Andi kembali menunjukkan prestasinya saat melanjutkan sekolahnya di SMA Al Azhar Medan. Andi selalu terpilih sebagai siswa teladan hingga dia tamat SMA. Tak sampai disitu, Andi kembali berhasil membanggakan kedua orang tuanya. Hanya dengan waktu 3 tahun, Andi sudah menyelesaikan perkuliahannya sebagai Sarjana Ekonomi di Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) dengan predikat terbaik atau cumlaude.

Meskipun dengan IQ nya diatas rata-rata, namun sifat kesederhanannya tidak pernah hilang. Andi dikenal sebagai anak yang pandai bergaul dilingkungannya. Soal ibadah, Andi mengatakan itu menjadi tujuan hidup yang paling utama.

Kini Andi selain bekerja di perusahaan swasta, Andi juga sudah mampu membuka usaha sendiri sebagai konsultan di Malaysia, setelah sebelumnya dia pernah bekerja selama satu tahun di Filipina. Ditanya soal melanjutkan kuliahnya, Andi mengaku tidak tertutup kemungkinan. Andi sendiri mengaku sedang menabung untuk kebutuhan kuliahnya di pascasarjana,”Sedang nabung-nabung juga. Mudah-mudahan nanti ada rezeki dan kesempatan buat kuliah lagi,” kata Andi sambil tertawa kepada LintasGayo.co, Rabu (09/4/2014) saat ditemui dikediamannya di Centong Atas, Kota Blangkejeren.

Begitulah Andi, dengan prestasi sekolah yang baik, dan selalu bisa dia imbangi dengan sifatnya yang sederhana, serta dengan kemandiriannya, Andi menjadi salah satu modal pembangunan Gayo Lues mendatang. Meskipun saat ini Ia mengaku senang bekerja di negeri Jiran, namun Andi akan tetap kembali ke kampung asalnya Gayo Lues untuk ikut serta membangun Negeri Seribu Bukit tercinta. InsyaAllah. (Supri Ariu)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *