Inilah Gayo Terbaru

Begini cara si cantik Ayu Bina mencintai Gayo

ayubina (1)GERAK tari “Guel” menambah manis tarian yang dimainkan sejumlah siswa-siswi Bilingual School, Turky, di Banda Aceh. Gerak tari Guel itu diramu ketika mereka ikut perlombaan tari Turky antar Sekolah Turky se-Indonesia di Jakarta, Februari 2013 lalu.

“Sekolah Turky juara tiga,” kata Ayu Mentari Sarani Bina, beru belangi asal Bener Meriah saat dihubungi LintasGayo.co di Banda Aceh, Kamis (17/4/2014)

Ayu, sapaan Ayu Mentari Sarani Bina, adalah siswi kelas 3 Bilingual School Turky di Banda Aceh. Sebagai beru Gayo, dia begitu rajin memperkenalkan Gayo kepada teman-temannya, termasuk seni dan budaya Gayo.

Seni bagi anak bungsu bontot dari 4 bersaudara ini lebih sebagai kehidupan, terutama menyangkut Gayo. Dia adalah pengagum lagu-lagu Laskar Gayo, Ervan Ceh Kul juga. “Ayu hafal lagu-lagu Laskar Gayo dan Ervan,” ujar Ayu yang dikenal cewek pemain biola. Ayu terbilang salah satu beru Gayo yang mampu memainkan biola.

Bukan hanya itu, Ayu dalam keluarga dikenal cukup agresif, dan selalu ingin membanggakan keluarga dengan prestasi. begitu pula untuk Gayo, Ayu ingin mempersembahkan “prestasi” berarti untuk masyarakat Gayo. Ayu termasuk tipikal remaja yang cinta sama budaya Gayo, dan selalu berusaha melestarikan seni dengan caranya sendiri.

Itu sebabnya, Ayu selalu melilitkan gelang berukiran kerawang di lengan kanannya, katanya, supaya menjadi tanda keseriusannya pada budaya Gayo.

“Ini selalu Ayu pakai biar orang tau Ayu orang Gayo,” katanya polos.

Memang soal seni,Ayu cukup hebat. Dia bukan cuma pemain biola dan penari, Ayu juga seorang pelukis. Soal melukis, dara kelahiran Takengon, 5 Desember 1996 ini mengaku lebih banyak melukis peristiwa budaya “Gayo”. “Ya seperti melukis motif kerawang Gayo,” ujar Ayu yang baru saja selesai ikut ujian nasional di sekolahnya.

Ditanya soal cita-citanya, beru cantik ini tampaknya sangat teguh berkeinginan menjadi dokter. Namun, katanya, dokter yang dapat mengobati pasien dengan polesan seni. “ya cita-cita Ayu ingin menjadi dokter dan dapat menghibur semua orang,” jelasnya singkat.

Adik kandung magister Psikologi asal Bener Meriah Amee Bina ini mengaku, sampai sekarang dia terus mendalami seni. Menurutnya, nanti bisa menjadi bekal pendukung menyembuhkan orang. “Insya Allah, semoga ini tercapai,” ujarnya lagi.

Begitulah Ayu Mentari Sarani Bina, walau masih terbilang muda,namun sudah mengantongi obsesi yang  besar. Seni Gayo menjadi “peran” seni utama dalam dirinya, namun hal terbesar yang dia ingini, karyanya kelak mampu meraih hati masyarakat banyak. itulah Ayu, Beru Gayo untuk Gayo, dan demi Gayo. (tarina)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *