Keber Ari Gayo Sara Sagi Sosial Budaya Terbaru Wisata

The Great Escape garap film dokumenter potensi budaya dan wisata Gayo

thegreatyescapeTakengon-LintasGayo.co :  Satu tim pembuat film dokumenter dari The Great Escape yang beralamat di Jakarta dalam beberapa hari ini sejak kemarin 19 Maret 2014 berada di Takengon Kabupaten Aceh Tengah, mereka melakukan sejumlah agenda syuting mengenai sejumlah potensi seni budaya dan wisata dataran tinggi Gayo, khususnya Gayo Lut Aceh Tengah.

“The Great Escape adalah program independent yang dilatarbelakangi keprihatinan sebagai pembuat film dokumenter, dengan kecenderungan anak muda zaman sekarang yang tidak mengenal negerinya sendiri,” kata Producer, Nia Kunto kepada LintasGayo.co, Kamis 20 Maret 2014.

The Great Escape adalah sebuah tayangan televisi dengan konsep travelling documentary yang bercerita mengenai seorang pemudi yang jenuh dengan rutinitas sehari-harinya dan menantang dirinya untuk berpetualang mengelilingi Indonesia dengan melalui jalur darat, laut dan udara.

Dituturkan Nia, di sepanjang perjalanan tersebut dia akan menemui teman-teman di daerah yang selama ini diabina silaturahminya melalui social media, untuk saling mengenal lebih dekat dan memahami kearifan lokal mereka sembari bersama-sama mengeksplorasi keindahan alam, menggali potensi pariwisata, adat-istiadat, serta warisan budaya Indonesia.

Selain itu ia juga akan mencoba untuk melakukan berbagai macam olah raga ekstrem di setiap persinggahan untuk memacu adrenalin dan mengenalkan jenis-jenis olahraga ekstrem, serta daerah-daerah yang memiliki potensi untuk melakukan olahraga tersebut.

“Selain mengekplorasi dan berpetualang, host pun akan mencoba menjalani secara nyata kehidupan masyarakat setempat, berbaur, mengajar dan belajar kearifan nilai masyarakat lokal dari berbagai narasumber lainnya,” kata Producer, Nia Kunto.

Kru di titik 0 Km di Sabang. (ist)
Kru The Great Escape di titik 0 Km di Sabang. (ist)

Dengan profesi kami, lanjutnya, kami berkesempatan untuk melihat dan menikmati keanekaragaman alam dan budaya yang dimiliki oleh Indonesia, juga Gayo.

“Atas dasar itulah kami ingin mendorong anak-anak muda seperti kami untuk pergi berpetualang dan menikmati Indonesia from A to Z. Serta memahami kearifan lokal yang dimiliki oleh tiap-tiap daerah,” terang Nia Kunto. ‘The Great Escape’ sendiri kami maknai dengan melarikan diri dari rutinitas sehari-hari untuk sesuatu yang positif. Timpalnya.

Dijelaskan lagi, secara konsep mereka sudah menggodok The Great Escape sejak 3 tahun lalu, namun belum menemukan keberanian untuk memulai proses syutingnya hingga menemukan founder yang memiliki visi yang sama dengan kami yaitu, Engkus Kusnadi Anang. Dan sejak 1 tahun yang lalu mereka memulai riset dengan lebih intens atas support dari Engkus Kusnadi Anang.

“Dan kami telah memulai proses syuting sejak awal Maret ini dari titik 0 kilometer di Sabang sebagai destinasi pertama kami, dan Insya Allah diakhiri di titik 0 km di Merauke,” ujar Nia Kunto.

Sementara itu, Production Manager, Novelia Yvonne didampingi sejumlah kru lainnya di lokasi syuting di Kampung Toweren Lut Tawar menyatakan mereka memulai kegiatan dengan merekam sejumlah aktivitas warga di sana yang berprofesi sebagai petani dan nelayan. Mereka juga akan merekam seni budaya Gayo Didong, tari Guel, Saman, pacuan kuda Gayo dan berbagai aktivitas serta keindahan panorama dataran tinggi Gayo.

Team The Great Escape diantaranya Producer Nia Kunto, Writer Ari Rusyadi, Director Deni Mulya, Creative Development Nia, Deni dan Bismark.

Selanjutnya Director of Photography Ismail F. Lubis, Sound Director  Bismark Situmeang, Production Manager Novelia Yvonne dan Host  Adhitya Putri. (Khalis)

Comments

comments