Ekonomi Keber Ari Gayo Terbaru

Mantap, di Kute Panang ada “Pakat Murum” korban gempa Gayo

Kute Panang-LintasGayo.co : Masyarakat korban gempa Gayo di Kecamatan Kute Panang Kabupaten Aceh Tengah, Rabu, 5 Maret 2014 menggelar musyawarah mufakat atau Pakat Murum (Gayo-red) membahas terkait persoalan perencanaan pembangunan rumah korban gempa kategori Rusak Berat dan Rusak Sedang yang dananya telah dicairkan 40 persen ke rekening masing-masing Kelompok Masyrakat (Pokmas).

Acara berlangsung di Kantor Camat Kute Panang, tepatnya di Kampung Ratawali yang dihadiri ratusan masyarakat yang terdiri dari Pokmas, Tim Fasilitator Rehab Rekon se-Kecamatan Kute Panang dan Tim Pendamping Masyarakat (TPM) serta unsur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Camat Kute Panang, Ridwan Banta Cut, mengawali acara tersebut dengan menyampaikan beberapa informasi kepada peserta yang hadir, diantarannya, acara pakat murum ini digelar lantaran sebelumnya Bupati Aceh Tengah dan para Camat di seluruh Aceh Tengah mengelar rapat di Pendopo Bupati yang melahirkan beberapa informasi penting yang harus disampaikan kepada masyarakat korban.

Ridwan katakan, didaerahnya data untuk rumah rusak berat berjumlah 1368 unit, rusak sedang 324 unit dan rusak ringan 368 unit.  Lanjutnya, di Kecamatan Kute Panang sudah ada 110 Pokmas sebagai kelompok yang akan menerima bantuan dalam rehab-rekon. Namun ada enam (6) Pokmas susulan yang lahir dari hasil Uji Publik waktu itu.

Untuk hal tersebut, Ridwan meminta kepada mayarakat agar “mengecek” kebenaran enam pokmas susulan tersebut apakah benar korban atau bukan. “Perlu di uji kebenaran enam pokmas tersebut apakah benar atau tidak”, pinta Ridwan.

Dia sampaikan juga kalau daerahnya untuk tahap pertama ini sudah ada 23 kampung yang menerima dana 40 persen bantuan untuk pembangunan rumah korban gempa yang bersumber dari APBN tersebut. 40 persen dengan kata lain 16 juta dari 40 juta secara keseluruhan untuk rusak berat dan sekitar delapan (8) juta dari 20 juta untuk rusak sedangan.  Namun dia tidak menjelaskan secara rinci nama dan  jumlah pokmas yang sudah dicairkan dari 110 pokmas yang ada di daerahnya.

Untuk relokasi di Kecamatan Kute Panang belum terlaksana. “Dalam waktu secepatnya kami akan terus berupaya untuk menyiapkan lahan bagi masyarakat yang terkena relokasi agar rumahnya segera di bangun di tempat itu”, ujar Camat Kute Panang ini. (Idrus. S)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *