Terbaru Wisata

Ini 8 Heritage Soekarno di Aceh

JIKA anda berencana pergi ke kawasan Aceh, jangan lupa melakukan perjalanan wisata sejarah Bung Karno. Karena kini, ada delapan tempat di Provinsi Aceh yang masuk dalam daftar heritage atau peninggalan Presiden Republik Indonesia pertama.

Kedelapan daftar heritage Soekarno tersebut diresmikan di Banda Aceh, Jumat kemarin, oleh The Soekarno Center. Hadir dalam acara itu, Totok Suryawan Soekarnoputra, putra Bung Karno dari istrinya Kartini Manoppo.

Presiden The Soekarno Center, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, mengatakan, delapan tempat itu mempunyai nilai sejarah karena pernah dikunjungi Soekarno saat menjabat presiden.

“Pendataan ini dilakukan untuk menelusuri kembali jejak Soekarno. Tidak hanya di Aceh, tetapi di seluruh Indonesia. Daftar jejak Soekarno ini akan dibukukan dan menjadi catatan sejarah perjalanan bangsa Indonesia,” kata Arya. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (16/11).

Dalam kesempatan yang sama, Totok Suryawan Soekarno Putra, sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan pendataan jejak Soekarno ini.

“Banyak pihak mendukung pendataan jejak Bung Karno. Hanya saja baru di tiga daerah yang terdata, Bali, Yogyakarta, dan Aceh. Daerah lainnya menyusul,” kata dia.

Dia menambahkan, melestarikan peninggalan Bung Karno diharapkan jadi pemicu semangat pada generasi mendatang.

Delapan heritage Soekarno meliputi:

1. Taman Sari, Banda Aceh. Di taman ini, Soekarno pernah bertemu dengan tokoh penguasa Aceh.

2. Monumen pesawat RI 001, Seulawah, di Lapangan Blangpadang. Pada monumen ini, kabarnya rakyat Aceh pernah menyumbang 25 kilogram emas untuk Bangsa Indonesia.

3. Tugu Darussalam, Banda Aceh. Tugu ini tempat bersejarah di mana Soekarno meresmikan Ikatan Pelajar Darussalam.

4. Hotel Aceh di Banda Aceh. Hotel ini tempat Soekarno dan Tgk Daud Beureueh, tokoh Aceh dan pengusaha Aceh, bertemu pada 16 Juni 1948.

5. Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh. Soekarno meresmikan perguruan tinggi pertama di Aceh pada 2 September 1959.

6. Lapangan terbang Lhoknga, Aceh Besar. Tempat Bung Karno mendarat di Aceh pada 15 Juni 1948.

7. Kota Bireuen. Kota yang disinggahi Soekarno pada 1948.

8. Lapangan Cot Gapu, di Bireuen. Tempat Bung Karno berpidato dan rapat akbar terkait agresi Belanda 1947-1949 di Sumatera Timur.

(Sumber : merdeka.com)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *