Keber Ari Gayo Lingkungan Terbaru

Toda Kebayakan sesalkan terbengkalainya intake Mendale

Intake Mendale yang terbengkalai. (LGco-Zen)
Intake Mendale yang terbengkalai. (LGco-Zen)

Takengon-LintasGayo.co : Ketua Pemuda Kebayakan, Maharadi menyayangkan aset milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tawar Intake Mendale yang dibiarkan terbengkalai hingga beberapa bulan. Jika tidak dipakai lagi, maka alihkan untuk yang keperluan lain.

“Sangat disayangkan jika aset tersebut tidak digunakan, seharusnya bisa dimanfaatkan untuk keperluan warga seputaran Kebayakan”, kata Maharadi, Kamis (30/1/2014) di Takengon.

Menurut amatannya, tidak hanya intake Mendale saja yang terbengkalai, masih ada aset-aset lain milik PDAM itu yang sudah lama terbengkalai, yakni Intake Bebuli di kawasan Mendale. “Ada beberapa aset berupa bangunan disana yang terlantar, bahkan jadi kandang kerbau,” ujar tokoh pemuda (toda) ini.

Selain itu, beberapa aset pemerintah setempat juga terkesan tidak terurus. Maharadi mencontohkan masjid Masjid Tue  Kebayakan yang memiliki nilai sejarah penting pengembangan Islam di daerah ini.

“Saya dengar, ada honor juru kunci dari pemerintah pusat setiap bulannya melalui Banda Aceh, namun biaya perawatannya tidak ada sama sekali. Bahkan untuk pagar tidak dibenahi oleh Pemkab Aceh Tengah,” ujar Maharadi.

Selanjutnya, urai Maharadi, ada jalan baru yang dibuka dari jalan Lintang disamping SPBU menuju Kala Lengkio yang ditutup warga yang ditenggarai ganti rugi yang belum tuntas. “Penutupan jalan itu sudah lama, namun belum ada penyelesaian dari Pemkab,” ujarnya.

“Semestinya Pemda dengan dukungan DPRK Aceh Tengah, bisa memikirkan pemanfaatan aset-aset yang terbengkalai itu agar bisa berguna untuk kepentingan masyarakat,” harap Maharadi.

(Darmawan Masri)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *