Keber Ari Ranto Terbaru

Dalam Waktu Dekat Bupati Ruslan Segera Lantik KIP Bener Meriah

Bupati Bener Meriah Ruslan Abdul Gani
Bupati Bener Meriah Ruslan Abdul Gani

Banda Aceh-LintasGayo.co: Bupati Bener Meriah, Ruslan Abdul Gani, memastikan pelaksanaan pemilu di kabupaten ini bisa berjalan baik. Kisruh yang sempat muncul menyangkut komisoner Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat dinyatakan selesai dan tak ada masalah lagi.

“KIP Bener Meriah periode 2013-2018, dalam waktu dekat akan segera dilantik,”  tegasnya, Sabtu (4/1), usai menghadiri seminar ilmiah “Sosio Masyarakat Gayo dalam Perspektif Aceh Kekinian,” di Asrama Haji di Banda Aceh, Sabtu (4/1/2014) lalu.

Menurut Ruslan, semua persiapan dan tahapan Pemilu 2014 berjalan lancar dan tidak ada masalah. Semua proses rekrutmen komisioner dan segala permasalahan di tubuh KIP Bener Meriah yang terjadi sebelumnya telah selesai dibahas pihaknya beberapa waktu lalu.

Saat ini, Pemkab Bener Meriah tinggal menunggu turunnya surat keputusan (SK) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat untuk melantik komisioner yang baru. Jika SK pelantikan telah turun, komisioner KIP Bener Meriah langsung dilantik. “Dipastikan dalam Januari ini SK-nya turun dan pada akhir Januari ini akan kita lantik pengurus KIP yang baru,” bebernya.

Ruslan menyebutkan, nama-nama komisioner KIP Bener Meriah yang akan dilantik tersebut akan berubah dan tidak sesuai dengan daftar nama komisioner yang telah ditetapkan sebelumnya.

Pasalnya, beberapa komisiner terpilih sebelumnya yang tercatat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) telah dicoret dari kepengurusan dan digantikan dengan komisoner baru non-PNS.

Sebenarnya, ujarnya, pihaknya tidak menahan proses pelantikan komisioner KIP, namun yang diinginkan yang ada di KIP ini bukan dari PNS. Dengan demikian, akan tercipta lapangan kerja yang baru buat pengangguran di Bener Meriah.

Belum berakhir

Berdasarkan pengamatan di lapangan, kisruh KIP Bener Meriah ini belum tuntas. Pasalnya, dua calon anggota KIP Bener Meriah, Sufianto (44) dan Sunaryadi (40) yang dianulir sebagai anggota KIP mem-PTUN-kan Ketua DPRK Bener Meriah.

Kedua calon komisioner ini mendaftar gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh terhadap Ketua DPRK setempat yang mengeluarkan surat pembatalan nama mereka menjadi anggota KIP setempat karena masih berstatus PNS.

Sebagaimana dilansir media terbitan Aceh, Sufianto mengatakan, perkara itu telah ia laporkan ke PTUN Banda Aceh, Jumat (6/12), namun jadwal sidang belum ditetapkan.

Adapun objek gugatan adalah SK Ketua DPRK Bener Meriah, 18 November 2013 tentang Penetapan Calon Anggota KIP Bener Meriah periode 2013-2018. “Dalam SK itu Ketua DPRK Bener Meriah membatalkan nama kami dan digantikan dengan cua calon yang lulus cadangan sesuai penetapan tim seleksi sebelumnya, yaitu Muhtar dan Muhtarudin,” katanya kepada wartawan usai mendaftarkan gugatan itu.

Menurutnya, pembatalan nama mereka berawal surat bupati kepada KPU Pusat yang meminta agar nama mereka tak ditetapkan menjadi anggota KIP karena berstatus PNS.

KPU kemudian meresponnya hingga akhirnya Ketua DPRK mengeluarkan SK pembatalan nama mereka menjadi anggota KIP sesuai hasil sidang paripurna, 18 November 2013.

Dengan dicoretnya kedua nama ini, maka yang diusulkan menjadi KIP Bener Meriah terdiri dari Muchtaruddin yang merupakan ketua LSM Gempat Bener Meriah, lalu Hidayat, Yusrizal Faini, Muhtar SP dan Iwan Kurnia (PNS Kemenag).

“Soal masih adanya PNS dari Kemenag, itu di luar kewenangan saya karena itu pegawai kementerian, bukan pegawai daerah yang menjadi otoritas pemkab,” jelas Bupati Bener Meriah menjawab Analisa di sela-sela kegiatannya di Banda Aceh.

Tiga kabupaten/kota di Aceh hingga saat ini belum melantik komisioner KIP periode 2013-2018. Ketiga daerah itu adalah Nagan Raya, Aceh Tengah dan Bener Meriah. (irn)

sumber: HARIAN ANALISA

Comments

comments