Ekonomi Keber Ari Gayo Terbaru

Disnakkan Bener Meriah Seminarkan Draft Master Plant Kawasan Peternakan Terpadu

Redelong-LintasGayo.co : Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mencukupi kebutuhan daging Nasional. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Peternakan dan Perikanan gelar seminar sehari guna menyempurnakan Draft Master Plant Pengembangan Kawasan Ternak Terpadu Peruweren Uber-Uber dan Belang Paku kecamatan Mesidah, Selasa (26/11/13).

Seminar dibuka Wakil Bupati Bener Meriah Drs. Rusli M Saleh, dihadiri oleh para pakar dari Unsyiah, tim ahli, instansi terkait, konsultan teknis serta beberapa perwakilan dari kelompok tani ternak dari kawasan peruweren Uber- Uber dan Blang Paku.

Wakil Bupati Rusli M. Saleh dalam sambutannya mengatakan sangat merespon positif upaya dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan setempat.

Dikatakan Rusli, pemerintah daerah menyambut baik upaya penyusunan Draft Master Plant Pengembangan Kawasan Ternak Terpadu Peruweren Uber-Uber dan Belang Paku kecamatan Mesidah, karena dengan seminar yang dihadiri oleh para pakar ini akan lebih menyempurnakan Master Plant yang kedepan akan dijadikan acuan dari program peternakan di daerah ini sehingga akan lebih terarah berdaya guna dan berhasil guna, katanya.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati juga mengharapkan agar para stakeholder maupun para perwakilan dari kelompok tani ternak dapat memanfaatkan momentum tersebut utamanya masukan-masukan yang diberikan oleh para pakar maupun tim ahli.
“Kedepan kita berharap Bener Meriah selain unggul di Bidang Perkebunan dan Hortikultura juga diharapkan menjadi daerah produksi daging, jelasnya.
Sementara pakar peternakan Unsyiah Prof. DR. Abdi Wahab dalam seminar sehari tersebut mengatakan Bener Meriah memiliki potensi untuk pengembangan peternakan utamanya kerbau dan sapi, karenanya penyusunan draft Master Plant ini nantinya dapat menjadi tolak ukur dari keberhasilan program ini, ucap  Abdi Wahab

Dikatakan selain tanah yang subur daerah juga telahj menetapkan kawasan Peruweren memalui qanun daerah sehingga kawasan peruweren akan lebih terjaga begitu juga perencanaan bila dibangunnya faktor pendukung program pengembangan kawasan ternak terpadu di daerah tersebut.

Kadis Peternakan dan Perikanan drh.Sofyan usai pelaksanaan seminar kepada wartawan menyebutkan bahwa seminar tersebut bertujuan untuk menyempurnakan draf Master Plant yang telah dibuat oleh konsultan teknis dengan tim ahli yang sengaja didatangkan dari Bandung, Edi Purnama, ucapnya.

Diungkapkan Sofyan salah satu upaya untuk menarik investor di bidang pengembangan peternakan adalah dengan membuat master plant dari kawasan tersebut sehingga dapat dijadikan data awal ketika pemerintah menjual potensi daerah ini.

“Alhamdulillah Bener Meriah sesuai dengan rencana pemerintah Aceh akan dijadikan salah satu pusat pengembangan peternakan di Aceh selain tiga daerah lainnya” sebut Sofyan.

Didampingi Kabid Peternakan M.Janis, alumnus jebolan Fakultas Kedoktoran Hewan UNPAD ini, menyebutkan sector bidang peternakan merupakan program investasi jangka panjang dan baru dapat dinilai berhasil tiga atau lima tahun.

Karena selain membutuhkan sumberdaya yang cukup juga perlu dukungan sumber dana memadai. Para petani ternak juga perlu diberi pelatihan cara merawat tenak sesuai dengan petunjuk teknis, menyediakan lahan hamparan pakan yang cukup serta tenaga kesehatan hewan.

Mewujudkan program ini juga diperlukan dukungan dari instansi terkait secara berkesinambungan dan terpadu, kata Sofyan. (Rahman)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *