Ekonomi Keber Ari Gayo Sosial Budaya Terbaru

Selain Saman, Seni Didong kian Berkembang di Gayo Lues

IMG10065-20130927-1933Banda Aceh – Lintas Gayo : Dalam kesenian di Gayo Lues sebelumnya memang Saman yang sangat diandalkan tetapi setelah Saman mendunia, masyarakat sekarang memunculkan kesenian Didong dan bahkan untuk saat ini Didong  menjadi acara yang hampir setiap ada acara  perkawinan selalu di gelar  di Kabupaten Gayo Lues.

Demikian diutarakan Bupati Gayo Lues, H. Ibnu Hasim yang tampil sebagai narasumber di acara Keberni Gayo Aceh TV Banda Aceh, Jum’at malam 27 September 2013.

‘Kesenian itu sangat penting karena dalam kehidupan manusia mempunyai daya seni, pembangunan di Gayo Lues hampir semua kita bangun dengan seni dengan bentuk yang berbeda”, kata Ibnu Hasim.

Keyakinan Ibnu Hasim, kesenian Didong Gayo dapat membangun demokrasi yang baik dalam kebiasaan masyarakat di Gayo. “Dalam Didong banyak mengkaji masalah moral dan adat dan istiadat juga. Didong di Gayo Lues merupakan seni yang edukatif dalam masyarakat,” terang Ibnu.

Didong Belangkejeren posisi pemainnya duduk dan ada kaum perempuannya, dan lebih pada tanya jawab, dan ada muatan-muatan bijak sebagai jembatan. Ibnu berkeyakinan pembangunan Gayo Lues yang melibatkan budaya sangat positif, serta bisa menjadi komunikasi politik dan demokrasi yang baik.

Bupati ini juga menerangkan kondisi perekonomian Kabupaten Gayo Lues saat ini yang terbilang Kabupaten yang lebih luas wilayahnya dari kabupaten tetangga seperti kabupaten Aceh Tenggara dan Aceh Tengah dengan jumlah penduduk sebanyak 90 ribu jiwa.

“Sekarang penghasilan petani di Kabupaten Gayo Lues, lebih terlihat dari Sere Wangi yang saat ini sudah menpunyai nilai jual yang tinggi”, kata Bupati Ibnu Hasim (bobi mulya | kha)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *