Sastra Terbaru

Puisi “Mengingat Ibu” Wiratmadinata

Puisi Wiratmadinata

MENGINGAT IBU

Mengingatmu Ibu,
aku membaca luka kehidupan.
Tersenyumlah dan lihatlah;
sepasang malaikat kecil ini,
bermain bersama ibunya,
seperti aku dulu padamu,
berlari ke dalam pelukanmu
Mencari kehangatan abadi.

Bogor, 22-12-12.

Sajak Anak Sekolah

 

Bapak Guruku langit
Ibu guruku bumi
teman-temanku alam
hewan dan tumbuhan.

Aku bercengkrama dengan panas dan hujan
bernyanyi diantara lapar dan kenyang.
Aku mengaji dari pagi hingga petang
sejak malam datang hingga pagi tiba.

Aku berguru kepada alam
kepada cinta juga kebencian.
Terimalah aku sebagai muridmu
pelajar kehidupan yang fana.

Aku datang berguru padamu
jika pulang kubawa bekalku.
akan kuukir kisah-kisah indah
Bagi para anak dan cucuku.

CI, 23-10-12

WiratmadinataWiratmadinata.

Adalah salah seorang penyair penting Aceh yang lahir di Takengon pada tanggl 29 Juli 1968. Selain sebagai aktivis yang cukup berpengaruh ia juga adalah peraih juara baca puisi beberapa kali ditingkat nasional. Buku tunggalnya yang sudah terbit adalah “Aku Agam Dengan 99 Nama” Banda Aceh, 2007. Suami dari Ai dan ayah dari Miracle ini adalah alumni CIDCM (Centre for International Development and Conflict Management)-University of Maryland, USA. Saat ini; Ketua Badan Pengurus Koalisi NGO-HAM Aceh. Dalam Pileg 2014 ia akan maju sebagai calon Anggota DPR Aceh. Karya terakhirnya terangkum dalam buku Antologi “Puisi Secangkir Kopi” Penyair 6 negara (The Gayo Institute, 2013), yang dikuratori oleh Fikar W Eda dan Salman Yoga S.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *