Sara Sagi Terbaru

Doa dan Takjiyah Mengalir Untuk Gayo Ku Segera Bangkit

pray for gayoPASCAGEMPA berkekuatan 6,2 SR yang menggoyang dataran tinggi Gayo dengan efek kerusakan yang tergolong dahsyat, terutama di daerah-daerah pusat gempa tersebut, telah membuat Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah menjadi pusat perhatian dan mengundang simpati berbagai kalangan, siapa, darimana dan dimanapun berada.

Termasuk keluarga besar kementerian agama di Aceh. Baik di jajaran kantor wilayah (Kanwil), dan juga  di jajaran kantor kementerian agama (Kankemenag) kabupaten dalam provinsi ‘Serambi Mekkah’ ini.

Mereka pun, dengan penuh empati ‘bertakjiyah’ dan hadir mengunjungi untuk memberi semangat bagi teman-teman se-instansi ‘ikhlas beramal’ di jajaran  Kankemenag Kabupaten ‘bersaudara’, Aceh Tengah dan Bener Meriah dan juga massyarakat di negeri antarhttp://lintasgayo.co/wp-admin/post-new.phpa yang sedang mengalami derita akibat musibah gempa.

Jika pada Kamis 4 Juli 2013, Pjs.Kakanwil, H.Habib Badaruddin yang didampingi oleh Kasubbag Informasi dan Humas, H.Akhyar, MAg dan salah seorang pejabat penyuluh agama Islam fungsional Kanwil, Drs. H. Aiyub Ahmad. Maka, pada Sabtu Sore, 6 Juli 2013 sekira jam 17.00 WIB hadir di Kankemenag Aceh Tengah, para Kepala Kankemenag dari Kabupaten/Kota yang bersilaturrahmi mengunjungi teman-teman di sini.

Dari laporan Kasubbag TU Kemenag Aceh Tengah, Saidi Bentara, S.Ag melalui pengelola Humas Kankemenag Darmawan, S.Sos.I, bahwa ada 8 Kakankemenag kabupaten/kota dalam provinsi Aceh yang datang di hari itu ke Takengon.

Mereka adalah: Drs.H.Ramlan (Kakankemenag Kota Banda Aceh), Drs.H.Salahuddin, M.Pd (Kakankemenag Kabupaten Aceh Besar), Drs.H.M.Jakfar M.Nur (Pidie), Drs.H.Zulhelmi A.Rahman,M.Ag (Biereun), Drs.H.Zulkifli Idris,M.P.d (Aceh Utara), Drs.H.Amiruddin,M.Ag (Aceh
Jaya), Salmina,MA (Aceh Tamiang) dan Drs.H.Herman,M.Sc (Aceh Singkil). Mereka melihat langsung efek kerusakan gempa di lapangan sekaligus memberi bantuan.

Selanjutnya, pada hari Ahad (Minggu), juga datang rombongan dari Dayah Moderen Jeumala Amal, Lueng Putu Kabupaten Pidie. Pimpinan Dayah tersebut, Drs.Tgk.H.Daud Hasby,M.Ag. Kehadiran para pimpinan dayah ‘negeri mulieng’ itu ke Takengon tidak lain adalah sebagai wujud ukhuwah Islamiyah dalam rangka memberi semangat ruhiyah saudara-saudaranya yang mengalami musibah dan menyalurkan bantuan, diantaranya berupa sembako.

Drs.H.Hamdan,MA selaku ‘orang tua’ di jajaran Kankemenag Aceh Tengah merasa gembira bercampur haru atas kehadiran tamu-tamu mulia tersebut. Haji Hamdan mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya tas perhatian bapak-bapak ke bumi gayo ini. Ini sangat memberi semangat bagi kami dan juga dapat sedikit meringankan penderitaan teman-teman Kankemenag Aceh Tengah, baik guru maupun pegawai yang terkena efek langsung dari bencana gempa pada Selasa (2/7) lalu.

Pjs. Kakanwil Kemenag Aceh, H. Habib Badaruddin, S.Sos saat datang ke Aceh Tengah dan Bener Meriah, menyaksikan langsung kerusakan akibat gempa, pada Kamis, 4 Juli 2013(LGCo.Mahbub Fauzi)
Pjs. Kakanwil Kemenag Aceh, H. Habib Badaruddin, S.Sos saat datang ke Aceh Tengah dan Bener Meriah, menyaksikan langsung kerusakan akibat gempa, pada Kamis, 4 Juli 2013(LGCo.Mahbub Fauzi)

Tidak dari kurang 252 unit rumah teman-teman guru dan pegawai di lingkungan kankemenag Aceh Tengah yang rusak. Baik rusak berat, sedang maupun ringan.”Perhatian dan bantuan bapak-bapak sangat berarti bagi kami, keluarga besar kankemenag Aceh Tengah yang banyak mengalami musibah ini,”.

Sebagaimana diinformasikan terdahulu, bahwa terkait dengan musibah di Tanah Gayo, Kankemenag Aceh Tengah melalui Seksi Bimas Islam segera membentuk Posko Bencana Alam Gempa di aula Kankemenag Aceh Tengah.

“Kami himbau kepada teman-teman di lapangan untuk mendata masjid/menasah yang rusak sekaligus kalau bisa mem-foto-nya, termasuk sarana agama yang lain dan segera mengantarnya ke posko” ujar Drs.H.Al-Hulwani, Kasi Bimas Islam Kankemenag Aceh Tengah.
Selain pendataan masjid/menasah, fasilitas pendidikan di lingkungan kemenag dan rumah karyawan/guru yang rusak. di posko tersebut juga dilakukan pengalangan bantuan untuk korban gempa.

Dari pantauan langsung, para ‘relawan’ kankemenag Aceh Tengah di posko tersebut tampak sigap melaksanakan tugas-tugas keumatan tersebut, meski di antara mereka juga menjadi korban akibat gempa. Namun tidak menyurutkan semangat dan kesigapan mereka.

Sampai hari ini, Senin data yang terkumpul sehubungan dengan kerusakan akibat gempa dilingkungan kemenag Aceh Tengah, dalam kategori rusak berat, sedang dan ringan adalah 145 unit masjid/menasah, 44 unit RA/Madrasah/Dayah (dengan jumlah lokal bervariasi), dan 252 unit rumah karyawan/guru kemenag Aceh Tengah.

Doa-doa dan takjiyah terus mengalir, untuk bangkitnya Gayo. Negeri ku yang dirundung malam, ketika bumi bergetar karena Kehendak-NYA.(Mahbub Fauzie)

Comments

comments