Free songs
Home / Inilah Gayo / Lepat Gayo, Tradisi Menyambut Ramadhan

Lepat Gayo, Tradisi Menyambut Ramadhan

Lepat Gayo makanan khas yang berbahan utama tepung beras ketan dan dibungkus daun pisang.(LGco-Muna)

Lepat Gayo makanan khas yang berbahan utama tepung beras ketan dan dibungkus daun pisang.(LGco-Muna)

WALAUPUN masih diselimuti suasana berduka sebagian besar masyarakat Gayo di Kabupaten Aceh Tengah tidak melupakan tradisi menyambut bulan suci Ramadhan. Lepat Gayo merupakan satu jenis makanan khas masyarakat Gayo yang biasa dibuat ketika menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Banyak warga yang menyajikan jenis peganan yang berbahan utama tepung beras ketan ini dirumah-rumah kepada tamu yang datang atau sekedar dibagi-bagikan ke tetangga maupun dijadikan jajanan anak-anak.

Lepat Gayo dijadikan hidangan di tenda pengunsian. (LGco-Muna)

Lepat Gayo dijadikan hidangan di tenda pengunsian. (LGco-Muna)

Lepat Gayo memang sebagai makanan yang spesial, karena Lepat Gayo hanya dibuat pada waktu-waktu tertentu yaitu ketika menjelang datangnya bulan suci Ramadhan atau dalam istilah Gayo disebut “Meugang” atau pada saat memperingati hari-hari besar Islam termasuk Idul Fitri maupun Idul Adha.

Anak-anak di Desa Lot Kala Kec. Kebayakan yang sedang menikmati Lepat. Gayo(LGco-Muna)

Anak-anak di Desa Lot Kala Kec. Kebayakan yang sedang menikmati Lepat. Gayo(LGco-Muna)

Lepat Gayo merupakan makanan yang terbilang sangat awet walaupun tanpa tambahan bahan pengawet sama sekali yang dapat tahan hingga beberapa bulan dengan syarat disimpan ditempat yang benar dan kering. Lepat Gayo yang sudah kering dan agak keras biasanya dimakan setelah memanggangnya terlebih dahulu atau sering disebut “Lepat Tunu”, sehingga berubah wujud menjadi jenis makanan lain yang tak kalah lezatnya, apalagi ditemani dengan secangkir kopi Gayo yang sudah terkenal nikmat hingga ke mancanegara, sungguh merupakan satu aroma kelezatan yang tidak biasa ketika menikmatinya.

Lepat Gayo dijadikan jajanan bagi anak-anak. (LGco-Muna)

Lepat Gayo dijadikan jajanan bagi anak-anak. (LGco-Muna)

Saat ditemui Lintas Gayo di camp pengungsian dikawasan Desa Lot Kala Kecamatan Kebayakan Kab. Aceh Tengah pada Minggu (07/07/2013) seorang ibu langsung menyuguhkan hidangan Lepat Gayo sambil menceritakan pengalamannya sewaktu gempa dahsyat yang berkekuatan 6,2 SR pada 2 Juli 2013 yang lalu mengguncang dataran tinggi Gayo.

Lepat Gayo makanan spesial yang lezat.(LGco-Muna)

Lepat Gayo makanan spesial yang lezat.(LGco-Muna)

Setiap tamu yang menjenguk, anak-anak yang berada disekitar camp pengungsian terlihat sangat menikmati panganan Lepat Gayo ini. Berikut foto-foto yang berhasil direkam oleh fotografer Lintas Gayo di camp pengungsian di Desa Lot Kala Kebayakan pada Minggu, (07/07/2013).(LG.co-030)

Install Lintasgayo for Android Smartphone
Scroll To Top